Garda Bangsa Jatim tuntut Sutan Bhatoegana minta maaf

Senin, 26 November 2012 - 15:05 WIB
Garda Bangsa Jatim tuntut...
Garda Bangsa Jatim tuntut Sutan Bhatoegana minta maaf
A A A
Sindonews.com - Pernyataan Politisi Partai Demokrat Sutan Bhatoegana yang menyebut Gus Dur dilengserkan dari kursi presiden karena terlibat kasus korupsi memancing reaksi dari DKW Garda Bangsa Jatim. Underbow PKB ini menuntut Sutan untuk minta maaf secara terbuka. Pasalnya, pernyataan itu menciderai hati warga Nahdliyin.

"Kami minta Sutan Bhatoegana minta maaf secara terbuka. Karena pernyataan itu sangan menyakitkan warga NU. Dalam tiga hari kedepan harus minta maaf," ungkap Ketua DKW Garda Bangsa Jatim Zaini Nasharudin ditemui di kantor DPRD Jatim, Jalan Indrapura, Surabaya, Senin (26/11/2012).

Menurutnya, pernyataan Sutan Bhatoegana ini sangat tidak beralasan. Sebab, kasus yang dituduhkan sampai saat ini tidak terbukti. Menurut Zaini, dalam pernyataannya Sutan menyebut bahwa Gus Dur melakukan korupsi Buloggate dan Bruneigate.

"Sampai hari ini kasus tersebut tidak terbukti. Siapa tersangkanya, korupsinya dimana juga tidak ada. saya yakin pernyataan itu untuk menutupi kasus yang sedang melilitnya," kata anggota DPRD Komisi D ini.

Ia menjelaskan, saat ini Sutan sedang terbelit kasus pengadaan Solar Home System (SHS) di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Zaini meminta agar KPK segera mengusut tuntas kasus tersebut. Dengan menyebut Gus Dur telah melakukan Korupsi, seolah-olah Sutan ini maling teriak maling.

"Wong dia itu lho sedang kena kasus korupsi kok malah menyebut Gus Dur lengser karena korupsi," tandasnya.

Jika dalam tiga hari kedepan Sutan Bathoegana tidak minta maaf, maka Garda Bangsa Jatim akan melakukan gerakkan dengan mendatangai kantor DPD Partai Demokrat Jatim di Jalan Kertajaya. Sebagaimana diketahui, anggota DPR RI kelahiran Pematang Siantar ini, membuat pernyataan sebagai anggota fraksi Partai Demokrat.

"Ironis memang. Jika tidak minta maaf akan semakin menjauhkan hubungan antara Demokrat dengan warga NU. Apalagi di Jawa Timur ini," tandasnya.

Sebelumnya, dalam Dialog Kenegaraan DPD bertema “Pembubaran BP Migas untuk Kemakmuran Rakyat?” pada 21 November lalu, Sutan berang ketika Adhie Massardi, koordinator Gerakan Indonesia Bersih mengatakan migas kita jadi ajang korupsi mafia migas yang dilindungi rezim SBY. Mendengar itu, Sutan melontarkan kalau pemerintahan Gus Dur dilengserkan karena terlibat skandal korupsi Buloggate dan Bruneigate.
(azh)
Berita Terkait
Sekdes Cantik Joget...
Sekdes Cantik Joget Bergaya Tenggak Miras saat Dugem Akhirnya Dicopot
Warga Miskin Terdampak...
Warga Miskin Terdampak Covid-19 Bisa Daftar Sekolah Negeri Pakai SPO
Kadin Minta Pejabat...
Kadin Minta Pejabat Peka terhadap Kondisi Masyarakat
Mencekam! Bentrokan...
Mencekam! Bentrokan Pecah di Konawe, Warga Protes Debu Batu Bara Dibalas Tembakan Gas Air Mata
Kantor Bawaslu Bengkulu...
Kantor Bawaslu Bengkulu Selatan Kembali Didemo, Massa Bawa Keranda Mayat
Terancam, Tenaga Medis...
Terancam, Tenaga Medis dan Warga Pendatang Mengungsi Tinggalkan Kobakma Papua
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gubernur DKI Apresiasi Astra Pelopori Naik Transum
33 menit yang lalu
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
1 jam yang lalu
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
2 jam yang lalu
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
2 jam yang lalu
Pemprov Jakarta Gelar...
Pemprov Jakarta Gelar Atraksi Budaya Betawi di CFD Rasuna Said
2 jam yang lalu
Puluhan Keluarga di...
Puluhan Keluarga di HSS Miliki Kepastian Hukum atas Tanahnya lewat Reforma Agraria Badan Bank Tanah
2 jam yang lalu
Infografis
1.525 Tentara Lapis...
1.525 Tentara Lapis Baja Israel Tuntut Diakhirinya Perang Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved