JPO busway akan diganti eskalator
Senin, 26 November 2012 - 14:14 WIB
JPO busway akan diganti eskalator
A
A
A
Sindonews.com - Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyatakan pada tahun 2013 mendatang Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) yang terhubung langsung dengan halte busway akan diganti dengan eskalator.
Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk menarik minat pengguna Transjakarta agar semakin bertambah yang tentunya akan berdampak pada kemacetan yang semakin berkurang.
"JPO itu nanti kita ganti saja dengan eskalator. Jadi hal-hal yang menarik minat pengguna busway itu akan terus ditingkatkan. Tadi paparannya baik sekali," jelas Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono, di Balai Kota, Jakarta, Senin (26/11/2012).
Selain JPO, dia juga menyampaikan jika koridor enam bus Transjakarta juga akan diperbaiki untuk meningkatkan pelayanan terhadap para penumpang.
"Di 2013 nanti akan kita perbaiki di koridor enam. Jadi haltenya itu nanti tidak tertutup ya, akan kita buat terbuka. Terus dia lebih panjang," jelasnya.
Ketika disinggung mengenai armada yang ada, Pris mengatakan armada yang ada nantinya sudah sangat siap untuk mengangkut penumpang ditargetkan akan meningkat.
"Dari tahun ini 2012, yang akan datang 102 bus. Nanti diawal Januari, 102 bus itu akan siap. Ditambah, di tahun 2013, Pemprov DKI sudah mengusulkan untuk pengadaan armada sebanyak 450 bus. Dimana 300 single, dan 150 gandeng. Itu setara dengan 600 bus ya," ujarnya.
Di sisi lain, untuk ke depannya juga akan dilakukan sterilisasi terhadap jalur busway yang ada. Salah satu upaya yang ditempuh diantaranya, yakni dengan melakukan peninggian terhadap separator busway. Sampai saat ini sudah diberlakukan di koridor dua, tiga, lima, enam, dan delapan.
Dishub juga merencanakan akan menambah petugas sebanyak tiga ribu orang untuk menjaga titik-titik trouble spoot yang tidak steril. Dengan begitu menurutnya, secara otomatis busway itu bisa menjadi angkutan yang handal.
Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk menarik minat pengguna Transjakarta agar semakin bertambah yang tentunya akan berdampak pada kemacetan yang semakin berkurang.
"JPO itu nanti kita ganti saja dengan eskalator. Jadi hal-hal yang menarik minat pengguna busway itu akan terus ditingkatkan. Tadi paparannya baik sekali," jelas Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono, di Balai Kota, Jakarta, Senin (26/11/2012).
Selain JPO, dia juga menyampaikan jika koridor enam bus Transjakarta juga akan diperbaiki untuk meningkatkan pelayanan terhadap para penumpang.
"Di 2013 nanti akan kita perbaiki di koridor enam. Jadi haltenya itu nanti tidak tertutup ya, akan kita buat terbuka. Terus dia lebih panjang," jelasnya.
Ketika disinggung mengenai armada yang ada, Pris mengatakan armada yang ada nantinya sudah sangat siap untuk mengangkut penumpang ditargetkan akan meningkat.
"Dari tahun ini 2012, yang akan datang 102 bus. Nanti diawal Januari, 102 bus itu akan siap. Ditambah, di tahun 2013, Pemprov DKI sudah mengusulkan untuk pengadaan armada sebanyak 450 bus. Dimana 300 single, dan 150 gandeng. Itu setara dengan 600 bus ya," ujarnya.
Di sisi lain, untuk ke depannya juga akan dilakukan sterilisasi terhadap jalur busway yang ada. Salah satu upaya yang ditempuh diantaranya, yakni dengan melakukan peninggian terhadap separator busway. Sampai saat ini sudah diberlakukan di koridor dua, tiga, lima, enam, dan delapan.
Dishub juga merencanakan akan menambah petugas sebanyak tiga ribu orang untuk menjaga titik-titik trouble spoot yang tidak steril. Dengan begitu menurutnya, secara otomatis busway itu bisa menjadi angkutan yang handal.
(rsa)