Bus Wisata Transjakarta Layani 56.811 Pengguna selama Libur Lebaran
Kamis, 12 Mei 2022 - 10:46 WIB
loading...
Operasional Bus Wisata Transjakarta pada masa Libur Lebaran berakhir Rabu (11/5/2022). Selama 10 hari beroperasi, tercatat sebanyak 56.811 pelanggan terlayani. Foto: Dok Transjakarta
A
A
A
JAKARTA - Operasional Bus Wisata Transjakarta pada masa Libur Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah, berakhir Rabu (11/5/2022). Selama 10 hari beroperasi, tercatat sebanyak 56.811 pelanggan telah terlayani dengan baik.
“Kami berterima kasih atas antusias yang besar terhadap layanan Bus Wisata. Transjakarta berharap layanan yang kami hadirkan bisa memberi kenangan indah pada masa libur Lebaran kemarin,” kata Kepala Departemen Komunikasi Korporasi dan CSR PT Transjakarta Iwan Samariansyah di Jakarta, Kamis (12/5/2022).
Baca juga: Kembali Beroperasi, Bus Wisata Gratis Transjakarta Diserbu Warga
Iwan menyebut antusias masyarakat yang besar ini berlanjut dengan permintaan masyarakat untuk meneruskan operasional layanan Bus Wisata. Sebab, layanan bus wisata sebelumnya tidak beroperasi sementara guna memutus rantai penyebaran Covid-19 di sektor transportasi publik, khususnya Transjakarta.
“Kita akan melakukan evaluasi terlebih dahulu dari berbagai sisi. Mengingat Jakarta masih berada di masa Penerapan Pembatasan Kegiatan Mastarakat
(PPKM), aspek protokol kesehatan (prokes) menjadi poin penting yang harus dikaji guna memastikan keamanan dan kenyamana pelanggan,” bebernya.
“Kami berterima kasih atas antusias yang besar terhadap layanan Bus Wisata. Transjakarta berharap layanan yang kami hadirkan bisa memberi kenangan indah pada masa libur Lebaran kemarin,” kata Kepala Departemen Komunikasi Korporasi dan CSR PT Transjakarta Iwan Samariansyah di Jakarta, Kamis (12/5/2022).
Baca juga: Kembali Beroperasi, Bus Wisata Gratis Transjakarta Diserbu Warga
Iwan menyebut antusias masyarakat yang besar ini berlanjut dengan permintaan masyarakat untuk meneruskan operasional layanan Bus Wisata. Sebab, layanan bus wisata sebelumnya tidak beroperasi sementara guna memutus rantai penyebaran Covid-19 di sektor transportasi publik, khususnya Transjakarta.
“Kita akan melakukan evaluasi terlebih dahulu dari berbagai sisi. Mengingat Jakarta masih berada di masa Penerapan Pembatasan Kegiatan Mastarakat
(PPKM), aspek protokol kesehatan (prokes) menjadi poin penting yang harus dikaji guna memastikan keamanan dan kenyamana pelanggan,” bebernya.
Lihat Juga :