Jokowi pimpin rapat pakai baju dinas
Senin, 26 November 2012 - 09:17 WIB
Jokowi pimpin rapat pakai baju dinas
A
A
A
Sindonews.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) pagi ini menggelar rapat pimpinan (Rapim) di Gedung Balai Kota, DKI Jakarta. Rapim itu, diketahui untuk membahas rencana pembangunan elevated busway (busway layang) di Jakarta.
Berdasarkan pengamatan di lokasi, Jokowi datang sekira pukul 07.30 WIB, dengan mengunakan pakaian dinas linmas warna hijau. Jokowi tiba dengan menggunakan mobil Dinas Toyota Land Cruiser hitam B 1543 SMZ.
Dalam rapat itu, Jokowi mengundang Kepala Dinas Perhubungan DKI Udar Pristono, dan pakar tranportasi dari Institut Studi Transportasi (Instran) Darmaningtyas.
Rapim itu diketahui untuk membahas rencana pembangunan elevated busway (busway layang) di Jakarta.
"Saya diundang sama Kepala Dinas Perhubungan DKI, untuk ikut rapim sama Pak Gubernur. Mau membicarakan soal busway layang," kata Darmaningtyas di Balaikota DKI, Jakarta Pusat, Senin (26/11/2012).
Dia menambahkan, saat ini sangat memungkinkan merealisasikan pembangunan elevated busway tersebut. Di sisi lain, dengan transportasi ini, diperkirakan pemakaian kendaraan pribadi akan berkurang.
"Untuk saat ini, sudah sangat memungkinkan membangun elevated busway. Seperti di Ciledug-Blok M, dengan jalan yang sempit, sangat memungkinkan adanya jalan layang," jelasnya.
Berdasarkan pengamatan di lokasi, Jokowi datang sekira pukul 07.30 WIB, dengan mengunakan pakaian dinas linmas warna hijau. Jokowi tiba dengan menggunakan mobil Dinas Toyota Land Cruiser hitam B 1543 SMZ.
Dalam rapat itu, Jokowi mengundang Kepala Dinas Perhubungan DKI Udar Pristono, dan pakar tranportasi dari Institut Studi Transportasi (Instran) Darmaningtyas.
Rapim itu diketahui untuk membahas rencana pembangunan elevated busway (busway layang) di Jakarta.
"Saya diundang sama Kepala Dinas Perhubungan DKI, untuk ikut rapim sama Pak Gubernur. Mau membicarakan soal busway layang," kata Darmaningtyas di Balaikota DKI, Jakarta Pusat, Senin (26/11/2012).
Dia menambahkan, saat ini sangat memungkinkan merealisasikan pembangunan elevated busway tersebut. Di sisi lain, dengan transportasi ini, diperkirakan pemakaian kendaraan pribadi akan berkurang.
"Untuk saat ini, sudah sangat memungkinkan membangun elevated busway. Seperti di Ciledug-Blok M, dengan jalan yang sempit, sangat memungkinkan adanya jalan layang," jelasnya.
(san)