Jokowi: Normalisasi Kali Ciliwung dalam proses
Jum'at, 23 November 2012 - 13:56 WIB
Jokowi: Normalisasi Kali Ciliwung dalam proses
A
A
A
Sindonews.com - Permasalahan normalisasi sejumlah kali di DKI Jakarta, menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI.
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, sudah ada upaya yang dilakukan Pemprov DKI, salah satunya dengan rencana normalisasi Kali Ciliwung.
"Ini lagi dalam proses. Sudah kita berapa kali bertemu di Kementerian PU, di Kementerian Menpera sudah (untuk normalisasi kali)," kata Jokowi di Gedung Menkokesra, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (23/11/2012).
Jokowi menjelaskan, pertemuannya dengan Menkokesra lebih khusus membahas penataan Kali Ciliwung. Menurutnya, saat ini Pemprov DKI akan menyediakan lahan untuk dibangun rusun (Rumah Susun).
"Sekarang ini mau ditegaskan oleh Pak Menko, khusus penataan Ciliwung. Karena ini sangat berkaitan dengan kita (Jakarta). Sehingga kita menyediakan (lahan) di pasar rumput itu," ucapnya.
Mantan Wali Kota Solo ini menyatakan, rusun yang akan dibangun itu nantinya, dapat memuat sekira 6.000 kepala keluarga (KK).
"Tapi ini berbeda lagi dengan yang penataan kampung. Ini nantinya menggunakan anggaran dari APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara). Mungkin hanya nonteknis yang kita (Pemprov DKI) anggarkan," ujarnya.
Di sisi lain, Jokowi menegaskan, penataan perumahan kumuh dan penataan kampung, tetap akan berjalan.
"Jadi semuanya bergerak. Mulai penataan (Ciliwung) bergerak, penataan kampung bergerak semuanya. Tapi sekali lagi, kita harus ngomong ke masyarakat, agar mereka mau ditata," tandasnya.
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, sudah ada upaya yang dilakukan Pemprov DKI, salah satunya dengan rencana normalisasi Kali Ciliwung.
"Ini lagi dalam proses. Sudah kita berapa kali bertemu di Kementerian PU, di Kementerian Menpera sudah (untuk normalisasi kali)," kata Jokowi di Gedung Menkokesra, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (23/11/2012).
Jokowi menjelaskan, pertemuannya dengan Menkokesra lebih khusus membahas penataan Kali Ciliwung. Menurutnya, saat ini Pemprov DKI akan menyediakan lahan untuk dibangun rusun (Rumah Susun).
"Sekarang ini mau ditegaskan oleh Pak Menko, khusus penataan Ciliwung. Karena ini sangat berkaitan dengan kita (Jakarta). Sehingga kita menyediakan (lahan) di pasar rumput itu," ucapnya.
Mantan Wali Kota Solo ini menyatakan, rusun yang akan dibangun itu nantinya, dapat memuat sekira 6.000 kepala keluarga (KK).
"Tapi ini berbeda lagi dengan yang penataan kampung. Ini nantinya menggunakan anggaran dari APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara). Mungkin hanya nonteknis yang kita (Pemprov DKI) anggarkan," ujarnya.
Di sisi lain, Jokowi menegaskan, penataan perumahan kumuh dan penataan kampung, tetap akan berjalan.
"Jadi semuanya bergerak. Mulai penataan (Ciliwung) bergerak, penataan kampung bergerak semuanya. Tapi sekali lagi, kita harus ngomong ke masyarakat, agar mereka mau ditata," tandasnya.
(maf)