Jokowi ingin tambah ruangan di RSUD Koja
Kamis, 22 November 2012 - 18:53 WIB
Jokowi ingin tambah ruangan di RSUD Koja
A
A
A
Sindonews.com - Kerap mengalami kekurangan ruang perawatan, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mewacanakan penambahan ruang kelas tiga di RSUD Koja, Jakarta Utara.
Hal ini dikatakannya saat berkunjung ke RSUD tersebut siang tadi. Kekurangan ruang itu karena masyarakat yang ingin berobat ke sana jumlahnya banyak.
"Ya kurang pasti. Orang yang berobat ke sini ada ribuan. Terus pelayanan obat masih kurang cepet. Tapi itu kita koreksi sehingga kita rubah dari kelas dua ke kelas tiga. Nanti satu ke dua," kata pria yang akrab Jokowi ini di Jakarta, Kamis (22/11/2012).
Terkait dengan lamanya pelayanan obat, Jokowi mengakui petugas yang ada memang membutuhkan waktu untuk menumbuk obat dan lainnya. Apalagi ditambah dengan banyaknya masyarakat yang ingin berobat ke sana dan kurangnya petugas yang ada.
"Pelayanan obat karena masih banyak proses seperti penumbukan obat dan sebagainya. Keluhan Kartu Jakarta Sehat (KJS) tidak ada karena tanpa KJS, pakai KTP juga bisa. Tapi kartu juga akan diberikan ke mereka," tukas Jokowi.
Sebelumnya diketahui, siang tadi Jokowi melakukan kunjungan ke RSUD Jakarta. Dalam kunjungannya kali ini, seperti biasa warga yang ada sangat antusias menyambut Jokowi.
Bahkan suasana sempat ricuh karena masyarakat banyak yang ingin mengambil foto dan bersalaman dengan Jokowi. Para ajudan Jokowi sendiri terlihat kewalahan mengawal mantan Wali kota Solo ini.
Hal ini dikatakannya saat berkunjung ke RSUD tersebut siang tadi. Kekurangan ruang itu karena masyarakat yang ingin berobat ke sana jumlahnya banyak.
"Ya kurang pasti. Orang yang berobat ke sini ada ribuan. Terus pelayanan obat masih kurang cepet. Tapi itu kita koreksi sehingga kita rubah dari kelas dua ke kelas tiga. Nanti satu ke dua," kata pria yang akrab Jokowi ini di Jakarta, Kamis (22/11/2012).
Terkait dengan lamanya pelayanan obat, Jokowi mengakui petugas yang ada memang membutuhkan waktu untuk menumbuk obat dan lainnya. Apalagi ditambah dengan banyaknya masyarakat yang ingin berobat ke sana dan kurangnya petugas yang ada.
"Pelayanan obat karena masih banyak proses seperti penumbukan obat dan sebagainya. Keluhan Kartu Jakarta Sehat (KJS) tidak ada karena tanpa KJS, pakai KTP juga bisa. Tapi kartu juga akan diberikan ke mereka," tukas Jokowi.
Sebelumnya diketahui, siang tadi Jokowi melakukan kunjungan ke RSUD Jakarta. Dalam kunjungannya kali ini, seperti biasa warga yang ada sangat antusias menyambut Jokowi.
Bahkan suasana sempat ricuh karena masyarakat banyak yang ingin mengambil foto dan bersalaman dengan Jokowi. Para ajudan Jokowi sendiri terlihat kewalahan mengawal mantan Wali kota Solo ini.
(azh)