Jokowi akui, petugas RSUD Koja minim
Kamis, 22 November 2012 - 15:51 WIB
Jokowi akui, petugas RSUD Koja minim
A
A
A
Sindonews.com - Gubenur DKI Jakarta Joko Widodo mengakui, lambannya pelayanan pengambilan obat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) RSUD Koja, karena pasien membludak.
Selain itu, menurut Gubernur yang biasa disapa Jokowi ini, keterlambatan tersebut karena minimnya petugas.
"Karena yang dilayani membludak. Tadi petugasnya bilang kekurangan orang, ya nanti ditambah. Gampang itu," kata Jokowi, di RSUD Koja, Jalan Deli, Jakarta Utara, Kamis (22/11/2012).
Jokowi mengakui, secara keseluruhan pelayanan yang ada di RS tersebut sudah baik. Selanjutnya, Jokowi akan mengecek kembali pada malam hari, karena tak ingin mengganggu pelayanan di RS terganggu oleh kedatangannya.
"Sudah kelamaan obatnya mungkin terlalu banyak. Tapi secara keseluruhan baik. Nanti malam saya mau cek (lagi), karena saya enggak mau mengganggu pelayanan di sini," tandasnya.
Selain itu, menurut Gubernur yang biasa disapa Jokowi ini, keterlambatan tersebut karena minimnya petugas.
"Karena yang dilayani membludak. Tadi petugasnya bilang kekurangan orang, ya nanti ditambah. Gampang itu," kata Jokowi, di RSUD Koja, Jalan Deli, Jakarta Utara, Kamis (22/11/2012).
Jokowi mengakui, secara keseluruhan pelayanan yang ada di RS tersebut sudah baik. Selanjutnya, Jokowi akan mengecek kembali pada malam hari, karena tak ingin mengganggu pelayanan di RS terganggu oleh kedatangannya.
"Sudah kelamaan obatnya mungkin terlalu banyak. Tapi secara keseluruhan baik. Nanti malam saya mau cek (lagi), karena saya enggak mau mengganggu pelayanan di sini," tandasnya.
(maf)