Sebelum longsor, Ade sempat ajak istri & anaknya
Selasa, 20 November 2012 - 19:45 WIB
Sebelum longsor, Ade sempat ajak istri & anaknya
A
A
A
Sindonews.com - Ade Sulaiman (56), suami yang kehilangan istri dan anaknya, yakni Rostini (46) dan Siti Tresna Asih (9), karena longsor Sungapan, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, tampak pasrah.
Ade yang sehari-hari bekerja sebagai petani memang masih berharap-harap cemas akan nasib Rostini dan Siti yang masih dalam pencarian tim gabungan.
"Saya ikhlas apapun yang terjadi. Yang penting anak dan istri saya bisa ditemukan," ungkap Ade, yang ditemui di sela proses pencarian, di lokasi, Selasa (20/11/2012).
Ade yang turut serta dalam pencarian kini tak punya apa-apa lagi. Rumahnya hancur, sedangkan pencarian istri dan anaknya tak kunjung ada titik terang.
Ade menuturkan, sebelum kejadian longsor yang terjadi sekira pukul 20.00 WIB pada Minggu 17 November lalu. Sekira pukul 17.00 WIB, dirinya sempat bertemu dengan anak istrinya itu.
"Waktu itu hujan deras. Saya sebenarnya khawatir melihat kondisi tanah di seberang rumah," katanya, seraya menunjuk pusat longsoran.
Dia sempat ngajak istri dan anak untuk menengok sawah. Namun karena hujan deras, Rostini menolaknya. Dia memilih tinggal di rumah bersama anak-anaknya, yakni Siti dan putri sulungnya Rosi Anwar.
Satu jam kemudian, kekhawatiran Ade terbukti. Rostini dan Siti menjadi korban longsor, sedangkan Rosi Anwar berhasil menyelamatkan diri.
Ade yang sehari-hari bekerja sebagai petani memang masih berharap-harap cemas akan nasib Rostini dan Siti yang masih dalam pencarian tim gabungan.
"Saya ikhlas apapun yang terjadi. Yang penting anak dan istri saya bisa ditemukan," ungkap Ade, yang ditemui di sela proses pencarian, di lokasi, Selasa (20/11/2012).
Ade yang turut serta dalam pencarian kini tak punya apa-apa lagi. Rumahnya hancur, sedangkan pencarian istri dan anaknya tak kunjung ada titik terang.
Ade menuturkan, sebelum kejadian longsor yang terjadi sekira pukul 20.00 WIB pada Minggu 17 November lalu. Sekira pukul 17.00 WIB, dirinya sempat bertemu dengan anak istrinya itu.
"Waktu itu hujan deras. Saya sebenarnya khawatir melihat kondisi tanah di seberang rumah," katanya, seraya menunjuk pusat longsoran.
Dia sempat ngajak istri dan anak untuk menengok sawah. Namun karena hujan deras, Rostini menolaknya. Dia memilih tinggal di rumah bersama anak-anaknya, yakni Siti dan putri sulungnya Rosi Anwar.
Satu jam kemudian, kekhawatiran Ade terbukti. Rostini dan Siti menjadi korban longsor, sedangkan Rosi Anwar berhasil menyelamatkan diri.
(mhd)