Korban tanggul jebol mengeluh terkena penyakit
Kamis, 15 November 2012 - 16:29 WIB
Korban tanggul jebol mengeluh terkena penyakit
A
A
A
Sindonews.com - Warga dibantu Kodim 0508 Depok bahu membahu membuat tanggul sementara pasca jebolnya tanggul Kali Laya, Depok.
Pantauan di lokasi, air berasal dari tanggul itu memang sudah mulai menyusut. Namun dampak yang dirasakan warga masih banyak. Selain kehilangan harta benda, warga juga mulai mengeluhkan terkena penyakit, seperti gatal-gatal dan penyakit pencernaan. Bahkan terdapat 13 balita yang terkena penyakit.
Beruntung terdapat Posko Kesehatan yang dibuka DPC Partai Keadilan Sejahtera Cimanggis, Depok. Warga pun memanfaatkan Posko Kesehatan itu untuk mengobati penyakit yang dideritanya.
"Posko kesehatan terus dibuka hingga satu pekan nanti. Terdapat pula terapis yang khusus melayani kebutuhan psikologis yang disediakan untuk anak-anak," kata Sekretaris Umum DPC Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Cimanggis, Depok, Ade Supriatna, Kamis (15/11/2012).
Ade mengakui penyakit yang umum diderita pasca banjir adalah kulit dan pencernaan. Sehingga banyak pasien yang mengeluhkan dua jenis penyakit itu. Sedangkan para balita umumnya terkena demam.
"Kami bekerja sama dengan beberapa pihak mendirikan posko kesehatan dan juga menyediakan obat-obatan bagi warga yang membutuhkan," tukasnya.
Posko Kesehatan itu menyediakan obat-obatan dan fasilitas lainnya dengan kapasistas 200 orang. Hal itu berdasarkan prediksi jumlah korban yang terkena banjir 130 orang. "Memang bisa lebih karena dampaknya cukup luas," ujarnya.
Sebelumnya, tanggul Kali Laya yang berada di Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis jebol. Akibatnya puluhan terendam air setinggi 1,2 meter. Tak sedikit warga yang kehilangan harta bendanya yang rusak serta terbawa air.
Pantauan di lokasi, air berasal dari tanggul itu memang sudah mulai menyusut. Namun dampak yang dirasakan warga masih banyak. Selain kehilangan harta benda, warga juga mulai mengeluhkan terkena penyakit, seperti gatal-gatal dan penyakit pencernaan. Bahkan terdapat 13 balita yang terkena penyakit.
Beruntung terdapat Posko Kesehatan yang dibuka DPC Partai Keadilan Sejahtera Cimanggis, Depok. Warga pun memanfaatkan Posko Kesehatan itu untuk mengobati penyakit yang dideritanya.
"Posko kesehatan terus dibuka hingga satu pekan nanti. Terdapat pula terapis yang khusus melayani kebutuhan psikologis yang disediakan untuk anak-anak," kata Sekretaris Umum DPC Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Cimanggis, Depok, Ade Supriatna, Kamis (15/11/2012).
Ade mengakui penyakit yang umum diderita pasca banjir adalah kulit dan pencernaan. Sehingga banyak pasien yang mengeluhkan dua jenis penyakit itu. Sedangkan para balita umumnya terkena demam.
"Kami bekerja sama dengan beberapa pihak mendirikan posko kesehatan dan juga menyediakan obat-obatan bagi warga yang membutuhkan," tukasnya.
Posko Kesehatan itu menyediakan obat-obatan dan fasilitas lainnya dengan kapasistas 200 orang. Hal itu berdasarkan prediksi jumlah korban yang terkena banjir 130 orang. "Memang bisa lebih karena dampaknya cukup luas," ujarnya.
Sebelumnya, tanggul Kali Laya yang berada di Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis jebol. Akibatnya puluhan terendam air setinggi 1,2 meter. Tak sedikit warga yang kehilangan harta bendanya yang rusak serta terbawa air.
(lns)