Kartu sehat prioritaskan warga miskin
Sabtu, 10 November 2012 - 21:19 WIB
Kartu sehat prioritaskan warga miskin
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memprioritaskan 4,7 juta warga miskin atau 50 persen warga DKI Jakarta untuk mendapatkan Kartu Jakarta Sehat.
Sejak awal program unggulan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) itu i memang ditujukan khusus bagi masyarakat yang kurang mampu. Jadi, hanya mereka yang tak mampu saja berhak menerimanya.
Menurut Jokowi, kartu sehat itu akan diberikan secara bertahap. Tahapan awal dimulai bulan November hingga Desember. Tahap itu Pemprov DKI meluncurkan sebanyak 3.000 kartu .
"Prioritas penyebarannya yakni di kelurahan Pademangan Timur, Tanah Tinggi, Bukit Duri, Manggarai, Marunda dan Tambora ," jelas Jokowi, di Jakarta, Sabtu (10/11/2012).
Penentuan daerah prioritas didasarkan pada tingkat kepadatan penduduk serta banyaknya wilayah kumuh yang ada. Dengan kartu sehat itu para pemiliknya dapat berobat gratis di Puskesmas atau rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) kelas tiga namun jika kelas 3 penuh pasien dapat dirujuk ke kelas 2 .
"Dengan kartu sehat ini seluruh warga bisa berobat ke puskesmas, dan 88 rumah sakit tanpa dipungut biaya," tegasnya.
Sejak awal program unggulan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) itu i memang ditujukan khusus bagi masyarakat yang kurang mampu. Jadi, hanya mereka yang tak mampu saja berhak menerimanya.
Menurut Jokowi, kartu sehat itu akan diberikan secara bertahap. Tahapan awal dimulai bulan November hingga Desember. Tahap itu Pemprov DKI meluncurkan sebanyak 3.000 kartu .
"Prioritas penyebarannya yakni di kelurahan Pademangan Timur, Tanah Tinggi, Bukit Duri, Manggarai, Marunda dan Tambora ," jelas Jokowi, di Jakarta, Sabtu (10/11/2012).
Penentuan daerah prioritas didasarkan pada tingkat kepadatan penduduk serta banyaknya wilayah kumuh yang ada. Dengan kartu sehat itu para pemiliknya dapat berobat gratis di Puskesmas atau rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) kelas tiga namun jika kelas 3 penuh pasien dapat dirujuk ke kelas 2 .
"Dengan kartu sehat ini seluruh warga bisa berobat ke puskesmas, dan 88 rumah sakit tanpa dipungut biaya," tegasnya.
(lns)