Jokowi serius ciptakan Jakarta Sehat
Sabtu, 10 November 2012 - 15:05 WIB
Jokowi serius ciptakan Jakarta Sehat
A
A
A
Sindonews.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengakui pihaknya akan memaksimalkan data-data yang dimiliki pemerintah untuk menjalankan program "Jakarta Sehat" yang telah diluncurkannya hari ini.
Jokowi pun mengakui, nantinya pihaknya akan memprioritaskan warga yang berada pada tahapan tidak mampun untuk mendapatkan kartu yang bisa memberikan akses sebebasnya untuk mendapatkan fasilitas kesehatan.
“Nanti kita gunakan data-data yang ada di Bapeda, BPS. Yang pasti, nanti yang miskin, rentan miskin, semua ada datanya,“ kata Jokowi saat meluncurkan kartu Jakarta Sehat di daerah Tambora, Jakarta Barat, Sabtu (10/11/2012).
Jokowi mengatakan, nantinya semua biaya tersebut akan dipakai dari anggaran pemerintah yang memang sengaja dialokasikan untuk dana kesehatan.
“Semua dicover APBD yang anggarannya mencapai 800 miliar,“ jelas mantan Wali Kota Solo ini.
Jokowi menambahkan, nantinya pihaknya akan menggunakan sistem kontrol terpusat agar nantinya proses tersebut bisa dengan mudah diawasi.
“Dengan sistem kartu kontrol biaya mudah. Dari Puskesmas, RS terkoneksi dengan keuangnnya yah kita bangun,“ pungkasnya.
Jokowi pun mengakui, nantinya pihaknya akan memprioritaskan warga yang berada pada tahapan tidak mampun untuk mendapatkan kartu yang bisa memberikan akses sebebasnya untuk mendapatkan fasilitas kesehatan.
“Nanti kita gunakan data-data yang ada di Bapeda, BPS. Yang pasti, nanti yang miskin, rentan miskin, semua ada datanya,“ kata Jokowi saat meluncurkan kartu Jakarta Sehat di daerah Tambora, Jakarta Barat, Sabtu (10/11/2012).
Jokowi mengatakan, nantinya semua biaya tersebut akan dipakai dari anggaran pemerintah yang memang sengaja dialokasikan untuk dana kesehatan.
“Semua dicover APBD yang anggarannya mencapai 800 miliar,“ jelas mantan Wali Kota Solo ini.
Jokowi menambahkan, nantinya pihaknya akan menggunakan sistem kontrol terpusat agar nantinya proses tersebut bisa dengan mudah diawasi.
“Dengan sistem kartu kontrol biaya mudah. Dari Puskesmas, RS terkoneksi dengan keuangnnya yah kita bangun,“ pungkasnya.
(mhd)