Tunjangan aparat desa Kulonprogo naik
Sabtu, 10 November 2012 - 11:19 WIB
Tunjangan aparat desa Kulonprogo naik
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo menaikkan Tunjangan Pendapatan Aparat Pemerintah Desa (TPAPD), mulai tahun 2013 mendatang. TPAPD naik sebesar Rp150 ribu perbulan.
Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo mengatakan, kenaikan tunjangan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan pamong desa. Namun kenaikan baru Rp150 ribu perbulan. "Sementara ini kita baru bisa menaikkan sebesar itu," kata Hasto, Sabtu (10/11/2012).
Dia mengatakan, kenaikan TPAPD hanya diberikan kepada perangkat desa non PNS. Dengan kenaikan ini, maka tunjangan kepala desa naik menjadi Rp1.050 ribu dari semula Rp900 ribu. Sekdes dari Rp750 ribu menjadi Rp900 ribu.
Sementara kepala bagian naik dari Rp600 ribu menjadi Rp750.000, dukuh dari Rp450 ribu menjadi Rp600 ribu dan staf dari Rp350 ribu menjadi Rp500 ribu.
Hasto berharap meski tak seberapa namun kenaikan ini dapat membantu meningkatkan kesejahteraan perangkat desa. Dia berjanji akan selalu memperhatikan kesejahteraan mereka dengan menyiapkan program lainnya.
"Saat ini kita coba dengan meningkatkan tunjangan, ke depan juga kita siapkan semacam asuransi atau jaminan sosial untuk mereka. Sehingga saat pensiun ada yang dapat diharapkan," katanya.
Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo mengatakan, kenaikan tunjangan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan pamong desa. Namun kenaikan baru Rp150 ribu perbulan. "Sementara ini kita baru bisa menaikkan sebesar itu," kata Hasto, Sabtu (10/11/2012).
Dia mengatakan, kenaikan TPAPD hanya diberikan kepada perangkat desa non PNS. Dengan kenaikan ini, maka tunjangan kepala desa naik menjadi Rp1.050 ribu dari semula Rp900 ribu. Sekdes dari Rp750 ribu menjadi Rp900 ribu.
Sementara kepala bagian naik dari Rp600 ribu menjadi Rp750.000, dukuh dari Rp450 ribu menjadi Rp600 ribu dan staf dari Rp350 ribu menjadi Rp500 ribu.
Hasto berharap meski tak seberapa namun kenaikan ini dapat membantu meningkatkan kesejahteraan perangkat desa. Dia berjanji akan selalu memperhatikan kesejahteraan mereka dengan menyiapkan program lainnya.
"Saat ini kita coba dengan meningkatkan tunjangan, ke depan juga kita siapkan semacam asuransi atau jaminan sosial untuk mereka. Sehingga saat pensiun ada yang dapat diharapkan," katanya.
(lns)