Pendakian Semeru ditutup hingga 7 November
Sabtu, 03 November 2012 - 11:53 WIB
Pendakian Semeru ditutup hingga 7 November
A
A
A
Sindonews.com - Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) menutup total jalur pendakian ke Gunung Semeru sampai 7 November 2012. Penutupan ini, dilakukan paska tersesatnya pendaki asal Universitas Brawijaya, Malang.
Kepala Balai Besar TNBTS Atu Dewi Utari mengatakan, penutupan ini dilakukan untuk mengevaluasi tim SAR dan pembersihan jalur pendakian serta pengecekan rambu-rambu pendakian.
Menurutnya, hingga tanggal 7 November 2012, pendaki hanya bisa sampai Pos 1 di Ranu Pane saja. Pendakian baru dibuka kembali pada 8 November.
"Pendakian hanya diijinkan hingga Kalimati saja. Ke puncak Semeru, masih tetap dilarang," ujar Ayu, di Malang, Jawa Timur, Sabtu (3/11/2012).
Jalur pendakian ke Gunung Semeru, selama ini memang hanya diperbolehkan hingga Kalimati saja. Namun, fakta di lapangan masih banyak pendaki yang nekad mendaki hingga puncak, meski di Pos 1 di Ranu Pane telah menandatangani surat pernyataan tidak ke puncak.
Kepala Balai Besar TNBTS Atu Dewi Utari mengatakan, penutupan ini dilakukan untuk mengevaluasi tim SAR dan pembersihan jalur pendakian serta pengecekan rambu-rambu pendakian.
Menurutnya, hingga tanggal 7 November 2012, pendaki hanya bisa sampai Pos 1 di Ranu Pane saja. Pendakian baru dibuka kembali pada 8 November.
"Pendakian hanya diijinkan hingga Kalimati saja. Ke puncak Semeru, masih tetap dilarang," ujar Ayu, di Malang, Jawa Timur, Sabtu (3/11/2012).
Jalur pendakian ke Gunung Semeru, selama ini memang hanya diperbolehkan hingga Kalimati saja. Namun, fakta di lapangan masih banyak pendaki yang nekad mendaki hingga puncak, meski di Pos 1 di Ranu Pane telah menandatangani surat pernyataan tidak ke puncak.
(san)