Ular sanca gegerkan warga Tegal
Jum'at, 02 November 2012 - 12:17 WIB
Ular sanca gegerkan warga Tegal
A
A
A
Sindonews.com - Warga kampung di Kelurahan Dampyak, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal geger dengan penemuan ular sanca sekitar empat meter dengan bobot sekitar 10 kilogram. Ular Sanca Kembang itu dikandangkan oleh warga dan menjadi tontonan warga sekitar.
Jayatin (44) penemu ular mengatakan, sanca itu pertama kali ditemukan pada Rabu 31 Oktober lalu, sekitar pukul 02.30 WIB di gang tepi atau selokan Gang III di RT 1 RW 4 Kelurahan Dampyak, Kramat, Kabupaten Tegal.
Saat itu, ia baru berjalan di jalan kampung tersebut. Namun ular itu kemudian bersembunyi lagi sehingga menyulitkan warga untuk mengambilnya.
Jumat (2/11/2012) sekitar pukul 02.00 WIB ketika ia dan ketiga temannya Hadi (30), Edi (22) dan Daroi (44) tengah keliling ronda di kampung. Tiba-tiba, mereka melihat ular yang dilihatnya pada Rabu lalu keluar dari persembunyiannya.
Beberapa dari mereka kaget karena melihat ular besar. Ia mendekat dan kaget ternyata ularnya besar sekali. Kepalanya tegak dengan mulut menganga seperti siap menerkam.
Melihat ukuran ular tersebut yang cukup besar, ia meminta bantuan beberapa orang temannya untuk menangkapnya. Dilihat dari kepalanya yang menjulur ke depan, ular itu terlihat ganas.
“Saya dan warga lainnya berusaha menangkap ular itu dengan berbagai cara dalam keadaaan hidup. Kalau mau dipukul atau dibunuh, tidak tega juga waktu itu,” katanya.
Ia segera mencari karung dan menggiring ular. Tak lama, ular itu masuk ke karung. Hingga kini, ular telah ditempatkan di kandang di belakang rumah.
Keberadaan ular itu menjadi tontonan warga sekitar. Hingga saat ini, warga masih terus berdatangan untuk melihat ular Sanca.
Jayatin (44) penemu ular mengatakan, sanca itu pertama kali ditemukan pada Rabu 31 Oktober lalu, sekitar pukul 02.30 WIB di gang tepi atau selokan Gang III di RT 1 RW 4 Kelurahan Dampyak, Kramat, Kabupaten Tegal.
Saat itu, ia baru berjalan di jalan kampung tersebut. Namun ular itu kemudian bersembunyi lagi sehingga menyulitkan warga untuk mengambilnya.
Jumat (2/11/2012) sekitar pukul 02.00 WIB ketika ia dan ketiga temannya Hadi (30), Edi (22) dan Daroi (44) tengah keliling ronda di kampung. Tiba-tiba, mereka melihat ular yang dilihatnya pada Rabu lalu keluar dari persembunyiannya.
Beberapa dari mereka kaget karena melihat ular besar. Ia mendekat dan kaget ternyata ularnya besar sekali. Kepalanya tegak dengan mulut menganga seperti siap menerkam.
Melihat ukuran ular tersebut yang cukup besar, ia meminta bantuan beberapa orang temannya untuk menangkapnya. Dilihat dari kepalanya yang menjulur ke depan, ular itu terlihat ganas.
“Saya dan warga lainnya berusaha menangkap ular itu dengan berbagai cara dalam keadaaan hidup. Kalau mau dipukul atau dibunuh, tidak tega juga waktu itu,” katanya.
Ia segera mencari karung dan menggiring ular. Tak lama, ular itu masuk ke karung. Hingga kini, ular telah ditempatkan di kandang di belakang rumah.
Keberadaan ular itu menjadi tontonan warga sekitar. Hingga saat ini, warga masih terus berdatangan untuk melihat ular Sanca.
(azh)