PDIP buka pendaftaran balon di Pilkada Jatim
Selasa, 30 Oktober 2012 - 18:34 WIB
PDIP buka pendaftaran balon di Pilkada Jatim
A
A
A
Sindonews.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengaku akan membuka pendaftaran bakal calon (balon) dalam pertarungan pemilihan gubernur (Pilgub) Jawa Timur (Jatim) 2013 pada November mendatang.
Pendaftaran ini nantinya akan dibuka selama dua minggu. Yakni pada tanggal 14-24 November 2012.
"Kami buka untuk umum dan gratis di Kantor DPD PDIP Jatim," kata Ketua Bidang Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD PDIP Jatim Suhardoyo, Selasa (30/10/2012).
Suhardoyo menjelaskan, mekanisme pendaftaran tersebut bisa dilakukan secara sendiri-sendiri atau berpasangan sesama balon cagub dan cawagub. Setelah sejumlah nama masuk akan dilakukan fit and proper test dan survei.
Setelah proses tersebut dilampaui, hasilnya akan diusulkan ke DPP PDIP untuk memperoleh rekomendasi. "Nama-nama calon yang kita kirim ke DPP, minimal ada dua pasangan," terangnya.
Lebih jauh ia menjelaskan, setelah keluar rekomendasi dari DPP akan ditindaklanjuti dengan rapat kerja daerah khusus (Rakerdasus) ke masing-masing DPC se-Jawa Timur. Tujuannya adalah untuk mensosialiasaikan pasangan calon yang diusung oleh PDIP.
Ketika ditanya apakah Ketua DPD PDIP Jatim Sirmadji ikut mendaftar, politikus ini mengatakan, berdasarkan surat DPP nomer 031A/2010 yang merangkap jabatan sebagai unsur pimpinan DPRD dilarang ikut mendaftar sebagai balon, kecuali atas persetujuan partai.
Suhardoyo mengungkapkan, sudah banyak sejumlah calon yang manyatakan ikut dalam pendaftaran bacagub dan bacawagub. Namun dia enggan menyebut satu per satu nama yang mendaftar melalui PDIP.
"Tidak etislah kalau disebut satu per satu. Kita lihat saja besok," tepisnya.
Pendaftaran ini nantinya akan dibuka selama dua minggu. Yakni pada tanggal 14-24 November 2012.
"Kami buka untuk umum dan gratis di Kantor DPD PDIP Jatim," kata Ketua Bidang Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD PDIP Jatim Suhardoyo, Selasa (30/10/2012).
Suhardoyo menjelaskan, mekanisme pendaftaran tersebut bisa dilakukan secara sendiri-sendiri atau berpasangan sesama balon cagub dan cawagub. Setelah sejumlah nama masuk akan dilakukan fit and proper test dan survei.
Setelah proses tersebut dilampaui, hasilnya akan diusulkan ke DPP PDIP untuk memperoleh rekomendasi. "Nama-nama calon yang kita kirim ke DPP, minimal ada dua pasangan," terangnya.
Lebih jauh ia menjelaskan, setelah keluar rekomendasi dari DPP akan ditindaklanjuti dengan rapat kerja daerah khusus (Rakerdasus) ke masing-masing DPC se-Jawa Timur. Tujuannya adalah untuk mensosialiasaikan pasangan calon yang diusung oleh PDIP.
Ketika ditanya apakah Ketua DPD PDIP Jatim Sirmadji ikut mendaftar, politikus ini mengatakan, berdasarkan surat DPP nomer 031A/2010 yang merangkap jabatan sebagai unsur pimpinan DPRD dilarang ikut mendaftar sebagai balon, kecuali atas persetujuan partai.
Suhardoyo mengungkapkan, sudah banyak sejumlah calon yang manyatakan ikut dalam pendaftaran bacagub dan bacawagub. Namun dia enggan menyebut satu per satu nama yang mendaftar melalui PDIP.
"Tidak etislah kalau disebut satu per satu. Kita lihat saja besok," tepisnya.
(rsa)