Ketua DPRD Tulungagung dipolisikan

Kamis, 25 Oktober 2012 - 04:08 WIB
Ketua DPRD Tulungagung...
Ketua DPRD Tulungagung dipolisikan
A A A
Sindonews.com - Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung Isman yang juga bakal calon bupati (bacabup) Tulungagung 2013-2018 dilaporkan telah menyelewengan dana bantuan partai politik (banpol) sebesar Rp1 miliar yang dialokasikan kepada PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung.

Laporan tersebut dilakukan secara resmi oleh kader PDI Perjuangan wilayah Kecamatan Ngunut di Mapolres Tulungagung. Sutrisno (46) selaku juru bicara pelapor mengatakan, dana yang seharusnya diberikan kepada setiap pimpinan anak cabang (PAC) dan ranting ternyata tidak sampai tempat tujuan.

“Dan kami menilai ini dugaan korupsi dan patut diusut secara hukum," ujarnya kepada wartawan, Tulungagung, Jawa Tengah, Rabu (24/10/2012).

Permasalahan yang dituduhkan terjadi pada tahun 2005 hingga tahun 2010 dengan salah satu periode Ketua DPC PDI Perjuangan dijabat oleh Isman. Sebelumnya, dugaan penyelewengan dana banpol di tubuh DPC PDI Perjuangan Tulungagung pernah mencuat ke
permukaan.

Sejumlah pimpinan PAC merasa tanda tanganya telah dipalsukan. Sebab tanpa tanda tangan PAC, dana Banpol yang bersumber dari APBD tidak bisa dicairkan.

“Tapi pada saat itu masalah diselesaikan secara internal. Namun banyak yang tidak puas karena tidak ada penjelasan kemana arah aliran dana, “terang Sutrismo.

Saat ini Isman mencalonkan diri sebagai Bupati Tulungagung. Dengan diusung koalisi PDI Perjuangan-PKB, Isman berpasangan dengan Kepala Dinas Pertanian Tatang Suhartono. Tatang merupakan satu-satunya bakal calon (bacawabup) yang berasal dari birokrasi pemerintah Kabupaten Tulungagung.

Informasinya, Bupati Tulungagung Heru Tjahjono telah melimpahkan restu kepadanya. Jika tidak gagal pada verfikasi tahap akhir KPU, pasangan Isman-Tatang akan berhadapan dengan lima pasangan lain pada Januari 2013 mendatang.

Menanggapi laporan yang ada Kasatreskrim Polres Tulungagung Ajun Komisaris Polisi Lahuri menyatakan telah menerima laporan tersebut. Sebagai langkah awal penyelidikan, polisi masih akan mempelajari berkas yang disampaikan. “Kita juga akan mengumpulkan keterangan saksi dan alat bukti, “ujarnya singkat.
(mhd)
Berita Terkait
Peringatan Hari Anti...
Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia di Jakarta
Kejari Karawang Bidik...
Kejari Karawang Bidik Pengadaan Perahu Dinas Perikanan
Laporkan Dugaan Kasus...
Laporkan Dugaan Kasus Korupsi Dana Desa, Nurhayati Malah Jadi Tersangka
Guru Ngaji dan Madrasah...
Guru Ngaji dan Madrasah di Sukabumi Gelar Doa dan Dukungan untuk Firli
5 Negara Paling Korup...
5 Negara Paling Korup di Dunia versi Transparency, Indonesia Urutan Berapa?
PJT I Terima Sertifikat...
PJT I Terima Sertifikat Sistem Manajemen Anti Penyuapan
Berita Terkini
Hardiyanto Kenneth PDIP...
Hardiyanto Kenneth PDIP Apresiasi Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Mobil Klinik Hewan Keliling
5 jam yang lalu
Massa Antikorupsi Dukung...
Massa Antikorupsi Dukung Kortas Tipikor Polri dan KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi
8 jam yang lalu
Penampakan Emas Batangan...
Penampakan Emas Batangan hingga Uang Hasil Penggeledahan 13 Lokasi yang Ditampilkan di Polda Metro Jaya
8 jam yang lalu
Suasana Terkini Rumah...
Suasana Terkini Rumah Jampidsus di Kebayoran Baru: Sepi, Tidak Ada Penjagaan TNI
9 jam yang lalu
3 Pekerja Proyek Tewas...
3 Pekerja Proyek Tewas di Gorong-gorong, Pramono Ungkap 1 Korban Merupakan WNA
9 jam yang lalu
Pengamat: Blackout Sumatera...
Pengamat: Blackout Sumatera Belum Tentu Dipicu karena Pengadaan Batu Bara
10 jam yang lalu
Infografis
Sejarah, Puan Maharani...
Sejarah, Puan Maharani Menjadi Ketua DPR 2 Periode
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved