1.076 keluarga tetap menolak relokasi

Rabu, 24 Oktober 2012 - 03:00 WIB
1.076 keluarga tetap...
1.076 keluarga tetap menolak relokasi
A A A
Sindonews.com - Sebanyak 1.076 kepala keluarga korban erupsi dan banjir lahar dingin Gunung Merapi menolak untuk relokasi. Sebagian besar mereka bahkan memilih kembali membangun rumahnya dengan berswadaya.

Untuk wilayah Kabupaten Sleman, relokasi itu ditetapkan dalam surat Bupati Sleman nomor 361/2944 tertanggal 28 September 2012. Dalam surat itu disebutkan bahwa dari 2.721 keluarga korban erupsi, 592 keluarga dari lima desa, menolak untuk direlokasi.

Berdasarkan surat Gubernur Jawa Tengah Nomor 360/18319 tertanggal 20 September 2012, diketahui ada 165 keluarga di Kabupaten Klaten, yang menjadi korban bencana erupsi dan lahar dingin menolak untuk direlokasi.

Sementara di Kabupaten Magelang, hanya 426 keluarga dari 746 keluarga yang bersedia direlokasi, dan 319 keluarga menolak meninggalkan tempat asalnya.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, pihaknya tidak akan memaksa semua warga yang menolak untuk direlokasi.

"Mereka menolak dengan alasan ekonomi, sosial, dan budaya. Sebagian dari mereka merasa tidak bisa meninggalkan tempat asalnya," katanya melalui pesan singkatnya, Selasa 23 Oktober 2012.

Selain itu, BNPB juga berkomitmen akan berupaya membantu meminimalkan resiko bencana, dengan berupaya menyiapkan sarana prasarana pendukung seperti memperbaiki jalur evakuasi, dan memberikan informasi, pengetahuan tentang kebencanaan kepada warga.

Dijelaskannya, untuk warga yang bersedia direlokasi, BNPB akan memberikan dana stimulan sebesar Rp30 juta untuk pembangunan rumah, atau hunian tetap, dan Rp7 juta untuk pengadaan tanah.

Sementara itu, Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Simbang Toto Wiharso mengatakan, saat ini pihaknya masih terus melakukan pendekatan agar semua warga yang berada di zona rawan bencana erupsi dan banjir lahar dingin bersedia direlokasi.

"Kami masih membuka peluang bagi warga untuk berubah pikiran, dan mendaftarkan diri sebagai penerima bantuan untuk pembangunan huntap hingga akhir Oktober ini," ungkapnya.
(lil)
Berita Terkait
Takut Wedus Gembel,...
Takut Wedus Gembel, Ratusan Warga Kemalang Klaten Mengungsi
Merapi Masuk Fase Erupsi,...
Merapi Masuk Fase Erupsi, Ganjar Minta BPBD Memastikan Kondisi Pengungsi
Selain Lava Pijar, Pagi...
Selain Lava Pijar, Pagi Ini Merapi Luncurkan Awan Panas
Pagi Ini Merapi Keluarkan...
Pagi Ini Merapi Keluarkan Dua Kali Suara Gemuruh
Selama 6 Jam Terjadi...
Selama 6 Jam Terjadi 9 kali, Intensitas Guguran Lava Pijar Merapi Terus Meningkat
BPPTKG Prediksi Erupsi...
BPPTKG Prediksi Erupsi Merapi Menuju Selatan dan Tenggara
Berita Terkini
Sambangi MI Raudhatul...
Sambangi MI Raudhatul Azhar, KB Bank Tanamkan Literasi Keuangan Sejak Dini
1 jam yang lalu
Plt Bupati Bekasi Bakal...
Plt Bupati Bekasi Bakal Evaluasi Kinerja Dirum Perumda Tirta Bhagasasi
1 jam yang lalu
Hadir di IFBC Yogyakarta...
Hadir di IFBC Yogyakarta 2026, Booth Bingxue Dipadati Calon Mitra
2 jam yang lalu
Penyelundupan 3 Ton...
Penyelundupan 3 Ton Sisik Trenggiling ke Kamboja Terbongkar, Kemenhut Buru Jaringan Internasional
2 jam yang lalu
KDM Buka Lowongan Kerja,...
KDM Buka Lowongan Kerja, Buru Begal Komisi Rp50 Juta
2 jam yang lalu
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
5 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved