Tahanan kabur saat izin beli minum
Rabu, 24 Oktober 2012 - 01:31 WIB
Tahanan kabur saat izin beli minum
A
A
A
Sindonews.com - Seorang tahanan melarikan diri dari Rumah Tahanan (Rutan) Tebing Tinggi, Sumatera Utara, setelah meminta izin untuk membeli minuman di luar lingkungan rutan.
Dari Informasi yang dihimpun diketahui, tahanan yang bernama Yanto (30), itu kabur setelah diberikan izin untuk keluar dari lingkungan rutan untuk membeli minuman. Izin itu diberikan, karena salah satu sipir cukup akrab dengan tahanan.
Kapolsek Tebing Tinggi AKP Dili Yanto mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan kepala desa tempat Yanto tinggal agar segera memberikan informasi, jika tahanan kasus pencurian itu pulang ke rumahnya.
"Memang benar, dan pihak rutan sudah melapor kepada kita untuk meminta bantuan kepada kita untuk melakukan pengejaran," katanya kepada wartawan di Tebing Tinggi, Sumatera Utara, Selasa 23 Oktober 2012.
Dia mengungkapkan, saat ini pihaknya bersama petugas rutan masih berkonsentrasi untuk melacak dan menemukan tahanan tersebut, sehingga belum melakukan pemeriksaan kepada saksi terkait.
"Saat ini kita sama-sama konsentrasi di pencarian, dan kami yakin pihak rutan juga telah melakukan pemeriksaan internal untuk mengetahui apakah ada indikasi lain dari kaburnya salah satu warga binaan tersebut," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Rutan Tebing Tinggi M Najib masih enggan berkomentar terkait sanksi yang akan diberikan kepada sipirnya yang diduga lalai, hingga mengakibatkan kaburnya seorang tahanan.
"Konsentrasi kita saat ini adalah fokus kepada pencarian terhadap warga binaan yang kabur dulu," tukasnya.
Dari Informasi yang dihimpun diketahui, tahanan yang bernama Yanto (30), itu kabur setelah diberikan izin untuk keluar dari lingkungan rutan untuk membeli minuman. Izin itu diberikan, karena salah satu sipir cukup akrab dengan tahanan.
Kapolsek Tebing Tinggi AKP Dili Yanto mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan kepala desa tempat Yanto tinggal agar segera memberikan informasi, jika tahanan kasus pencurian itu pulang ke rumahnya.
"Memang benar, dan pihak rutan sudah melapor kepada kita untuk meminta bantuan kepada kita untuk melakukan pengejaran," katanya kepada wartawan di Tebing Tinggi, Sumatera Utara, Selasa 23 Oktober 2012.
Dia mengungkapkan, saat ini pihaknya bersama petugas rutan masih berkonsentrasi untuk melacak dan menemukan tahanan tersebut, sehingga belum melakukan pemeriksaan kepada saksi terkait.
"Saat ini kita sama-sama konsentrasi di pencarian, dan kami yakin pihak rutan juga telah melakukan pemeriksaan internal untuk mengetahui apakah ada indikasi lain dari kaburnya salah satu warga binaan tersebut," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Rutan Tebing Tinggi M Najib masih enggan berkomentar terkait sanksi yang akan diberikan kepada sipirnya yang diduga lalai, hingga mengakibatkan kaburnya seorang tahanan.
"Konsentrasi kita saat ini adalah fokus kepada pencarian terhadap warga binaan yang kabur dulu," tukasnya.
(lil)