Akibat selingkuh, Kaur desa akhirnya mundur
Selasa, 23 Oktober 2012 - 14:15 WIB
Akibat selingkuh, Kaur desa akhirnya mundur
A
A
A
Sindonews.com - Ratusan warga Desa Kalipucang, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Brebes, berdemo di kantor balai desa setempat. Warga mendesak Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat (Kaur Kesra) mundur karena mereka malu dengan perbuatannya yang selingkuhi warga.
Sambil membawa berbagai poster, ratusan warga desa mendatangi kantor balai desa Kalipucang. Massa yang diliputi amarah, memenuhi Balai Desa sekira pukul 09.00 WIB.
Sejumlah warga yang emosi, meminta agar perangkat desa memecat Kaur Kesra yang tindakannya menodai kehormatan warga Desa Kalipucang. Abdurohim kedapatan selingkuh dengan salah satu warga setempat sejak satu tahun lalu.
Salah satu warga, Yopi (35) mengatakan, warga menuntut perangkat desa atas nama Abdurohim mundur dari jabatannya. "Karena yang bersangkutan telah selingkuh. Kami tidak mau nama desa kita tercemar karena ulahnya," katanya di sela-sela aksi di balai Desa Kalipucang, Selasa (23/10/2012).
Polisi setempat yang telah berjaga-jaga di lokasi segera menenangkan massa. Akhirnya, perwakilan warga bertemu dengan pihak keluarga perangkat desa yang dihadiri kepala desa, camat dan pejabat desa lain.
Merasa tidak ingin ada aksi reaksional berlebihan warga, Abdurohim yang merasa terdesak, akhirnya resmi mengundurkan diri.
"Kami dari perwakilan keluarga Kaur Kesra minta maaf apabila selama menjabat ternyata ada kesalahan," kata perwakilan keluarga Abdurohim, Ali Sunarto (33).
Setelah tuntutannya terpenuhi, berangsur-angsur warga meninggalkan balai desa tersebut.
Sambil membawa berbagai poster, ratusan warga desa mendatangi kantor balai desa Kalipucang. Massa yang diliputi amarah, memenuhi Balai Desa sekira pukul 09.00 WIB.
Sejumlah warga yang emosi, meminta agar perangkat desa memecat Kaur Kesra yang tindakannya menodai kehormatan warga Desa Kalipucang. Abdurohim kedapatan selingkuh dengan salah satu warga setempat sejak satu tahun lalu.
Salah satu warga, Yopi (35) mengatakan, warga menuntut perangkat desa atas nama Abdurohim mundur dari jabatannya. "Karena yang bersangkutan telah selingkuh. Kami tidak mau nama desa kita tercemar karena ulahnya," katanya di sela-sela aksi di balai Desa Kalipucang, Selasa (23/10/2012).
Polisi setempat yang telah berjaga-jaga di lokasi segera menenangkan massa. Akhirnya, perwakilan warga bertemu dengan pihak keluarga perangkat desa yang dihadiri kepala desa, camat dan pejabat desa lain.
Merasa tidak ingin ada aksi reaksional berlebihan warga, Abdurohim yang merasa terdesak, akhirnya resmi mengundurkan diri.
"Kami dari perwakilan keluarga Kaur Kesra minta maaf apabila selama menjabat ternyata ada kesalahan," kata perwakilan keluarga Abdurohim, Ali Sunarto (33).
Setelah tuntutannya terpenuhi, berangsur-angsur warga meninggalkan balai desa tersebut.
(ysw)