Empat remaja terseret ombak, satu hilang
Minggu, 21 Oktober 2012 - 16:51 WIB
Empat remaja terseret ombak, satu hilang
A
A
A
Sindonews.com - Empat kawanan remaja asal Temanggung, terseret ombak di Pantai Glagah, Kulonprogo, Jawa Tengah.
Satu di antaranya hilang dan masih dalam pencarian. Sedangkan tiga rekannya berhasil diselamatkan oleh Tim Search and Rescue (SAR) Pantai Glagah Kulonprogo yang bersiaga.
Korban hilang adalah, Winarsih (20) warga Dukuh Praju, Kranggan Temanggung Jawa Tengah. Sedangkan tiga selamat merupakan Saleh (17), Sarifudin (19), dan Dimas (20), warga Pendowo Kranggan, Temanggung.
Komandan Regu Tim SAR wilayah V Trisik-Glagah-Cogot Sugeng menuturkan kronologi tenggelamnya korban.
Berawal ketika para remaja ini berwisata di Pantai Glagah, Kulonprogo. Sampai di lokasi, kawanan remaja ini awalnya hanya mandi dan bermain air di tepi.
Namun, menjelang tengah hari, ombak kian membesar. Puncaknya ketika air pasang, dan menyeret empat korban.
Beruntung korban berhasil diselamatkan oleh petugas Tim SAR yang tengah berjaga, dan patrol rutin.
“Ada empat yang terseret, tetapi satu yang hilang,” kata Sugeng, di Kulonprogo, Minggu (21/10/2012).
Dia menjelaskan, sebenarnya Tim SAR sudah melarang dan mengingatkan kepada para pengunjung pantai untuk tidak mandi.
Namun, pengunjung kerap membandel dan tidak mengindahkan larangan yang ada. Sehingga, keempat remaja ini sempat terseret hingga 15 meter dari bibir pantai.
“Kondisi pantai sini banyak palung dan itu tidak disadari pengunjung,” ucapnya.
Hingga berita ini diturunkan petugas SAR dibantu warga sekitar masih melakukan penyisiran dan pencarian.
Penyisiran difokuskan di sepanjang Pantai Glagah hingga Congot untuk arah barat. Sedangkan di arah timur sampai di Pantai Karangwuni dan Garongan.
“Kita hanya bisa menyisir, karena untuk masuk ke tengah terlalu berisiko,” kata Syamsudin, anggota SAR yang lain.
Satu di antaranya hilang dan masih dalam pencarian. Sedangkan tiga rekannya berhasil diselamatkan oleh Tim Search and Rescue (SAR) Pantai Glagah Kulonprogo yang bersiaga.
Korban hilang adalah, Winarsih (20) warga Dukuh Praju, Kranggan Temanggung Jawa Tengah. Sedangkan tiga selamat merupakan Saleh (17), Sarifudin (19), dan Dimas (20), warga Pendowo Kranggan, Temanggung.
Komandan Regu Tim SAR wilayah V Trisik-Glagah-Cogot Sugeng menuturkan kronologi tenggelamnya korban.
Berawal ketika para remaja ini berwisata di Pantai Glagah, Kulonprogo. Sampai di lokasi, kawanan remaja ini awalnya hanya mandi dan bermain air di tepi.
Namun, menjelang tengah hari, ombak kian membesar. Puncaknya ketika air pasang, dan menyeret empat korban.
Beruntung korban berhasil diselamatkan oleh petugas Tim SAR yang tengah berjaga, dan patrol rutin.
“Ada empat yang terseret, tetapi satu yang hilang,” kata Sugeng, di Kulonprogo, Minggu (21/10/2012).
Dia menjelaskan, sebenarnya Tim SAR sudah melarang dan mengingatkan kepada para pengunjung pantai untuk tidak mandi.
Namun, pengunjung kerap membandel dan tidak mengindahkan larangan yang ada. Sehingga, keempat remaja ini sempat terseret hingga 15 meter dari bibir pantai.
“Kondisi pantai sini banyak palung dan itu tidak disadari pengunjung,” ucapnya.
Hingga berita ini diturunkan petugas SAR dibantu warga sekitar masih melakukan penyisiran dan pencarian.
Penyisiran difokuskan di sepanjang Pantai Glagah hingga Congot untuk arah barat. Sedangkan di arah timur sampai di Pantai Karangwuni dan Garongan.
“Kita hanya bisa menyisir, karena untuk masuk ke tengah terlalu berisiko,” kata Syamsudin, anggota SAR yang lain.
(maf)