Teten lelang lukisan Tisna Sanjaya di Jakarta
Minggu, 21 Oktober 2012 - 10:27 WIB
Teten lelang lukisan Tisna Sanjaya di Jakarta
A
A
A
Sindonews.com - Aktivis antikorupsi Teten Masduki menerima sumbangan lukisan dari pelukis Tisna Sanjaya. Lukisan diterima Teten ketika pembukaan pameran lukisan dan instalasi seni bertema 'Cai Na Herang Laukna Beunang' di di Kantor Yayasan Pusat Kebudayaan (YPK) Bandung.
Lukisan berukuran 2x2 meter karya dosen Fakultas Seni Rupa Desain Institut Teknologi Bandung (ITB) menampilkan sosok wajah hitam di atas kanvas berwarna putih kekuningan.
"Judul lukisannya 'Cai Na Herang Laukna Beunang'," kata Tisna, di sela pembukaan pameran yang dihadiri seratusan para pegiat seni, budayawan, seniman, tokoh Jawa Barat (Jabar), di Bandung, Sabtu (21/10/2012).
Judul lukisan diambil dari pepatah bahasa sunda, yang menurutnya, kalau dibahasa Indonesiakan artinya 'airnya tetap jernih, ikannya dapat.'
"Mau dijadikan modal buat kampanye oleh Kang Teten, mangga," tambah pemeran Si Kabayan Nyintreuk itu.
Dia berharap, lukisan dan pameran itu diharapkan menjadi spirit khususnya bagi Teten Masduki yang akan maju di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar.
"Jika Kang Teten jadi gubernur, pasti semua kepala dinas hingga lurah akan nurut. Tidak akan ada korupsi. Tapi jika Kang Teten tidak kepilih, tetap akan menjadi inspirai," terangnya.
Teten Masduki mengaku tidak punya modal (uang) banyak jika dirinya terpilih sebagai calon gubernur Jabar. Saat ini, Teten masih menunggu hasil akhir dari penggodokan nama calon gubernur/wakil gubernur dari PDI Perjuangan. Dia santer akan berpasangan dengan politisi Rieke Dyah Pitaloka.
"Saya mau lelang saja lukisannya untuk modal kampanye, nanti saya lelang di Jakarta saja," kata Teten.
Ditambahkan, lukisan Tisna Sanjaya akan mulai dilelang, jika dirinya terpilih sebagai untuk maju di Pilgub Jabar.
Menurutnya, permodalan bagi biaya kampanye memang sebaiknya berasal dari masyarakat, bukan dari pemilik modal besar. Dia juga sudah berencana akan menjual kaos dengan bantuan relawan dari masyarakat.
"Modal harus dari masyarakat, jangan dari pengusaha besar. Kalau mau ada perubahan masyarakat yang harus membiayai," ujarnya.
Teten berjanji, akan terus mengunjungi masyarakat Jabar untuk menggalang dukungan.
Lukisan berukuran 2x2 meter karya dosen Fakultas Seni Rupa Desain Institut Teknologi Bandung (ITB) menampilkan sosok wajah hitam di atas kanvas berwarna putih kekuningan.
"Judul lukisannya 'Cai Na Herang Laukna Beunang'," kata Tisna, di sela pembukaan pameran yang dihadiri seratusan para pegiat seni, budayawan, seniman, tokoh Jawa Barat (Jabar), di Bandung, Sabtu (21/10/2012).
Judul lukisan diambil dari pepatah bahasa sunda, yang menurutnya, kalau dibahasa Indonesiakan artinya 'airnya tetap jernih, ikannya dapat.'
"Mau dijadikan modal buat kampanye oleh Kang Teten, mangga," tambah pemeran Si Kabayan Nyintreuk itu.
Dia berharap, lukisan dan pameran itu diharapkan menjadi spirit khususnya bagi Teten Masduki yang akan maju di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar.
"Jika Kang Teten jadi gubernur, pasti semua kepala dinas hingga lurah akan nurut. Tidak akan ada korupsi. Tapi jika Kang Teten tidak kepilih, tetap akan menjadi inspirai," terangnya.
Teten Masduki mengaku tidak punya modal (uang) banyak jika dirinya terpilih sebagai calon gubernur Jabar. Saat ini, Teten masih menunggu hasil akhir dari penggodokan nama calon gubernur/wakil gubernur dari PDI Perjuangan. Dia santer akan berpasangan dengan politisi Rieke Dyah Pitaloka.
"Saya mau lelang saja lukisannya untuk modal kampanye, nanti saya lelang di Jakarta saja," kata Teten.
Ditambahkan, lukisan Tisna Sanjaya akan mulai dilelang, jika dirinya terpilih sebagai untuk maju di Pilgub Jabar.
Menurutnya, permodalan bagi biaya kampanye memang sebaiknya berasal dari masyarakat, bukan dari pemilik modal besar. Dia juga sudah berencana akan menjual kaos dengan bantuan relawan dari masyarakat.
"Modal harus dari masyarakat, jangan dari pengusaha besar. Kalau mau ada perubahan masyarakat yang harus membiayai," ujarnya.
Teten berjanji, akan terus mengunjungi masyarakat Jabar untuk menggalang dukungan.
(mhd)