Polisi belum tetapkan tersangka
Kamis, 18 Oktober 2012 - 15:04 WIB
Polisi belum tetapkan tersangka
A
A
A
Sindonews.com - Mabes Polri belum menetapkan tersangka terkait demontrasi mahasiswa Universitas Pamulang (Unpam), Kota Tangerang Selatan, yang berujung bentrok.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri Brigjen Boy Rafli Amar mengatakan, polisi masih mendalami dan mengumpulkan barang bukti yang didapatkan dari lokasi kejadian.
"Kami masih telusuri terus, apakah ini (penyebab bentrok) dari mahasiswa atau pihak ketiga. Saya yakin mahasiswa tidak seperti itu, mereka pasti menggunakan cara yang teladan," kata Boy Rafli, di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (18/10/2012).
Dari laporan yang diterimanya, akibat kejadian tersebut, beberapa kendaraan milik kepolisian dirusak.
"Ada kendaraan polisi baik motor maupun mobil yang dirusak. Bahkan sampai depan Polsek Pamulang juga dirusak. Kita masih melakukan penjagaan di lokasi kejadian," tuturnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, bentrok antara mahasiswa dan polisi dipicu oleh aksi penolakan mahasiswa terhadap kedatangan Wakil Kepala Polisi Republik Indonesia (Wakapolri) Irjen Nanan Sukarna.
Saat mahasiswa melakukan penghadangan, sejumlah polisi langsung membuat blokade.
Aksi polisi yang tiba-tiba kontan mengejutkan mahasiswa. Sampai terjadi bentrok dan saling pukul antar dua kelompok.
Seorang mahasiswa mengalami luka pendarahan pada hidungnya. Diduga mendapat bogem mentah aparat kepolisian yang melakukan penjagaan.
Kedatangan Nanan ke Unpam, untuk menjadi pembicara dalam seminar yang digelar mahasiswa dan juga pihak rektorat.
Dijadikan pembicara utama dalam seminar itu, Nanan bersedia datang. Namun, kedatangan Nanan ditanggapi lain oleh mahasiswa yang melakukan penolakan.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri Brigjen Boy Rafli Amar mengatakan, polisi masih mendalami dan mengumpulkan barang bukti yang didapatkan dari lokasi kejadian.
"Kami masih telusuri terus, apakah ini (penyebab bentrok) dari mahasiswa atau pihak ketiga. Saya yakin mahasiswa tidak seperti itu, mereka pasti menggunakan cara yang teladan," kata Boy Rafli, di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (18/10/2012).
Dari laporan yang diterimanya, akibat kejadian tersebut, beberapa kendaraan milik kepolisian dirusak.
"Ada kendaraan polisi baik motor maupun mobil yang dirusak. Bahkan sampai depan Polsek Pamulang juga dirusak. Kita masih melakukan penjagaan di lokasi kejadian," tuturnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, bentrok antara mahasiswa dan polisi dipicu oleh aksi penolakan mahasiswa terhadap kedatangan Wakil Kepala Polisi Republik Indonesia (Wakapolri) Irjen Nanan Sukarna.
Saat mahasiswa melakukan penghadangan, sejumlah polisi langsung membuat blokade.
Aksi polisi yang tiba-tiba kontan mengejutkan mahasiswa. Sampai terjadi bentrok dan saling pukul antar dua kelompok.
Seorang mahasiswa mengalami luka pendarahan pada hidungnya. Diduga mendapat bogem mentah aparat kepolisian yang melakukan penjagaan.
Kedatangan Nanan ke Unpam, untuk menjadi pembicara dalam seminar yang digelar mahasiswa dan juga pihak rektorat.
Dijadikan pembicara utama dalam seminar itu, Nanan bersedia datang. Namun, kedatangan Nanan ditanggapi lain oleh mahasiswa yang melakukan penolakan.
(maf)