Berkas kasus DTT siap dilimpahkan ke Kejaksaan

Rabu, 17 Oktober 2012 - 15:49 WIB
Berkas kasus DTT siap...
Berkas kasus DTT siap dilimpahkan ke Kejaksaan
A A A
Sindonews.com - Berkas dua tersangka dugaan kasus korupsi Dana Tak Terduga (DTT) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Maluku Utara tahun 2004 senilai Rp6,9 miliar sudah dirampungkan penyidik Badan Reserse dan Kriminal Bareskrim Mabes Polri. Dua tersangka yakni Rahim Muhammad, mantan Bendahara Sekertaris Provinsi Malut, dan Rusmala Bendahara Darurat Sipil (Darsip).

Kabid humas Polda Maluku Utara, kompol Hendrik M Rumsayor ditemui di ruang kerjanya mengatakan, berkas dua tersangka itu, diproses cepat oleh penyidik bareskrim Polri dan dipastikan dalam waktu dekat segera dilimpahkan ke kejaksaan. Hanya saja kapan berkas itu dilimpahkan, belum bisa dipastikan.

”Kami baru saja dapat informasi dari Bareskrim Polri melalui Brigjen Pol Nur Ali, berkas dua tersangka itu sudah rampung siap dilimpahkan," ungkap Hendrik menjelaskan kepada wartawan, Rabu (17/10/2012).

Hendrik juga mengatakan, Penyidik Bareskrim Polri belum memastikan secara jelas apakah Rahim dan Rusmala langsung ditahan atau tidak, jelasnya berkas keduanya sudah rampung.

“Kita terus berkordinasi dengan Bareskrim Polri setiap saat, soal penahanan itu tergantung Bareskrim Polri juga, kita hanya ikut perkembangan saja," paparnya.

Sementara Untuk Pak Gubernur Thaib Armaiyn yang terhormat itu, Hendrik mengaku Bareskrim Polri saat ini telah mengirimkan surat ke Presiden RI guna melakukan pemeriksaan dan penahanan terhadap tersangka Thaib.

Seperti diketahui, pada tanggal 6 Juli lalu, Badan Reserse dan Kriminal Bareskrim Mabes Polri Menetapkan Gubernur Thaib Armaiyn sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan APBD Malut tahun anggaran 2004 Pos dana DTT, senilai Rp6,9 miliar.
(azh)
Berita Terkait
Kejari Kabupaten Bekasi...
Kejari Kabupaten Bekasi Selamatkan Uang Negara Rp1,1 Miliar
Richard Ohee: Perlu...
Richard Ohee: Perlu Strategi Khusus untuk Tangani Kasus Korupsi di Papua
Korupsi Proyek Jalan...
Korupsi Proyek Jalan Rantau Alai-SP Kilip Rp1,2 M, PPK dan Kontraktor Dijebloskan ke Penjara
Mantan Bupati Inhil...
Mantan Bupati Inhil Ditetapkan Tersangka Korupsi Penyertaan Modal BUMD
Usut Dugaan Korupsi,...
Usut Dugaan Korupsi, Tim Kejari Geledah Kantor KPU Kapuas
Kejati Malut Tetapkan...
Kejati Malut Tetapkan Empat Tersangka Kasus Pengadaan Kapal Nautikan
Berita Terkini
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
2 jam yang lalu
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
4 jam yang lalu
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
5 jam yang lalu
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
5 jam yang lalu
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
5 jam yang lalu
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
6 jam yang lalu
Infografis
3 Kejanggalan Penanganan...
3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, KPK Diminta Bertindak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved