Rieke Oneng merasa serasi dengan Teten Masduki
Selasa, 16 Oktober 2012 - 23:43 WIB
Rieke Oneng merasa serasi dengan Teten Masduki
A
A
A
Sindonews.com - Politikus PDI Perjuangan Rieke Dyah Pitaloka mengaku bisa serasi jika dalam pencalonannya di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat (Jabar) 2013 berpasangan dengan aktivis antikorupsi Teten Masduki.
Meski minim pengalaman dalam hal birokrasi, Teten dinilai Rieke cukup mampu mendampinginya memimpin Jabar.
“Dulu Jokowi (Gubernur DKI yang baru dilantik) juga bukan birokrat kan,” tandas Rieke, di Bandung, Selasa (16/10/2012).
Anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan ini menegaskan, pengalaman bukanlah faktor yang paling menentukan dalam memimpin. Meski Teten disebut minim pengalaman sebagai birokrasi, tetapi dia juga dikenal sebagai penggerak antikorupsi di Indonesia.
“Yang penting kita punya spirit, ideologi, tujuan politik yang sama, enggak beda-beda. Tidurnya bareng mimpinya beda-beda itu kan yang bahaya,” katanya.
Disinggung sejauh mana kecocokan Rieke dengan Teten untuk maju dalam Pilgub Jabar, menurutnya masalah bukan terletak pada cocok dan tidak cocokmelainkan sejauh mana kesamaan visi misinya.
“Politik bagi saya bukan suka tidak suka secara personal. Politik itu persoalan publik. Kita bukan mau bobogohan (pacaran), kita butuh kerja politik yang memang konsep-konsepnya nyambung,” terangnya.
Namun politikus yang terkenal karena peran Oneng dalam sinetron komedi ini menegaskan, direkomendasikan dirinya dalam Pilgub Jabar tergantung keputusan DPP PDI Perjuangan. Meskipun dirinya digadang-gadang maju bersama Teten Masduki, ujung-ujungnya tetap bermuara di pimpinan partai berlambang banteng itu.
Meski minim pengalaman dalam hal birokrasi, Teten dinilai Rieke cukup mampu mendampinginya memimpin Jabar.
“Dulu Jokowi (Gubernur DKI yang baru dilantik) juga bukan birokrat kan,” tandas Rieke, di Bandung, Selasa (16/10/2012).
Anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan ini menegaskan, pengalaman bukanlah faktor yang paling menentukan dalam memimpin. Meski Teten disebut minim pengalaman sebagai birokrasi, tetapi dia juga dikenal sebagai penggerak antikorupsi di Indonesia.
“Yang penting kita punya spirit, ideologi, tujuan politik yang sama, enggak beda-beda. Tidurnya bareng mimpinya beda-beda itu kan yang bahaya,” katanya.
Disinggung sejauh mana kecocokan Rieke dengan Teten untuk maju dalam Pilgub Jabar, menurutnya masalah bukan terletak pada cocok dan tidak cocokmelainkan sejauh mana kesamaan visi misinya.
“Politik bagi saya bukan suka tidak suka secara personal. Politik itu persoalan publik. Kita bukan mau bobogohan (pacaran), kita butuh kerja politik yang memang konsep-konsepnya nyambung,” terangnya.
Namun politikus yang terkenal karena peran Oneng dalam sinetron komedi ini menegaskan, direkomendasikan dirinya dalam Pilgub Jabar tergantung keputusan DPP PDI Perjuangan. Meskipun dirinya digadang-gadang maju bersama Teten Masduki, ujung-ujungnya tetap bermuara di pimpinan partai berlambang banteng itu.
(rsa)