Warga heboh, macan masuk pemukiman

Selasa, 16 Oktober 2012 - 18:30 WIB
Warga heboh, macan masuk...
Warga heboh, macan masuk pemukiman
A A A
Sindonews.com - Ribuan warga Kuningan dihebohkan dengan seekor macan tutul yang masuk ke pemukiman warga. Diduga macan tersebut penghuni hutan Gunung Ciremai Jawa Barat yang habitatnya mulai terusik. Butuh delapan jam untuk melumpuhkan hewan pemakan daging tersebut.

Warga Desa Kalapagunung, Kecamatan Kramatmulya dihebohkan dengan kemunculan seekor macan tutul di daerah pemukiman padat penduduk, Selasa 16 Oktober 2012. Subagjo (51) warga yang turut mengejar mengungkapkan kemunculan macan tersebut sekira pukul 06.00 WIB di kandang ayam milik Saluka.

Sejumlah warga yang mengetahui keberadaan macan tersebut kemudian berusaha menangkap, namun gagal hingga membuat macan tersebut kabur melalui atap rumah warga hingga akhirnya melompat ke pekarangan belakang rumah Rukiah (68).

Disini kandang ayam milik Rukiah ini, macan tersebut bersembunyi dibalik tumpukan asbes. Warga kejadian melapor ke petugas polisi, yang langsung datang tidak lama kemudian.

Namun dengan pertimbangan keselamatan masyarakat dan juga macan tersebut, untuk upaya melumpuhkannya menunggu petugas dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat.

Setelah menunggu hampir delapan jam, akhirnya sekira pukul 14.00 WIB, petugas dari BBKSDA Ciamis tiba dilengkapi dengan sumpit dan obat bius untuk melumpuhkan serta krangkeng besi.

Setelah berhasil melumpuhkan macan tersebut, kemudian petugas memasukkannya ke dalam kerangkeng besi yang telah disiapkan dan membawa ke Mapolres Kuningan.

Kabid Konservasi Sumber Daya Alam BBKSDA Wilayah III Jawa Barat Rajendra mengungungkapkan macan tutul itu belum diketahui asal-usulnya apakah merupakan satwa dari Gunung Ciremai atau peliharaan warga.

Namun sebagai upaya penyelematan sementara, pihaknya akan membawa macan yang diperkirakan berusia sekitar tiga tahun tersebut ke balai konservasi di Desa Cikembulan, Garut, untuk direhabilitasi.

"Kami belum mengetahui apakah macan tutul ini merupakan satwa Gunung Ciremai yang tersasar atau peliharaan warga yang terlepas. Namun yang terpenting sekarang adalah upaya rehabilitasi sebelum dikembalikan ke habitat asalnya," kata Rajendra.
(ysw)
Berita Terkait
Banyak Spesies Indonesia...
Banyak Spesies Indonesia Terancam Punah: Bagaimana Cara Menyelamatkannya?
3 Penjual Satwa Dilindungi...
3 Penjual Satwa Dilindungi Dibekuk, Polisi Amankan Trenggiling dan Burung Langka
Hewan Dilindungi Elang...
Hewan Dilindungi Elang Bido Diselamatkan Komunitas Pecinta Rimba dan Satwa Liar
Duyung Viral di Pangkalpinang...
Duyung Viral di Pangkalpinang Ditemukan Mati, Dievakuasi ke Alobi
1.000 Satwa yang Diawetkan...
1.000 Satwa yang Diawetkan Disita Polisi Spanyol, Koleksi Spesies Langka Ini Bernilai Rp460 Miliar
Polisi Tangkap 2 Penjual...
Polisi Tangkap 2 Penjual Satwa Dilindungi di Medan, 4 Lutung Sumatera dan 2 Kukang Disita
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
2 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
4 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
4 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
4 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
4 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
5 jam yang lalu
Infografis
Angkatan Darat Amerika...
Angkatan Darat Amerika Serikat Incar 'Pasukan Tua' Masuk Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved