Khofifah dinilai dapat melawan Karsa
Selasa, 16 Oktober 2012 - 17:35 WIB
Khofifah dinilai dapat melawan Karsa
A
A
A
Sindonews.com - Potensi Khofifah Indar Parawangsa untuk memenangi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur masih terbuka lebar. Bahkan, mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan era Abdurahman Wahid (Gus Dur) ini yang bisa menandingi kekuatan pasangan Soekarwo-Saifulloh (KarSa).
"Potensial karena sudah memiliki massa dan dianggap mampu karena terbukti telah menjadi pemimpin serta tokoh Nahdlatul Ulama khususnya kaum perempuan melalui Muslimat NU," kata Pengasuh Ponpes Tebuireng Jombang KH Salahuddin Wahid di sela-sela acara mengumumkan lomba karya tulis ilmiah peringatan tiga tahun wafatnya Gus Dur di Surabaya, Selasa (16/10/2012).
Meski belum pernah bertemu dengan Khofifah, namun Gus Sholah berharap Ketua PP Muslimat NU ini bisa maju di Pilgub Jatim yang akan dihelat pada 29 Agustus 2013 mendatang. Persoalannya sekarang adalah partai pengusung. Peta yang terjadi saat ini, yang paling masuk akal adalah PDIP.
"Saat ini PDIP yang paling masuk akal untuk mengusung calon. Tapi kalau memang maju dari partai politik lain, itu bukan masalah, asalkan memenuhi syarat mengusung pasangan calon," ujar adik kandung Gus Dur ini.
Disinggung soal pasangan KarSa ini, Gus Sholah menilai, pasangan ini lebih kuat dibanding tahun 2008 lalu. Pasalnya, selama memimpin Jawa Timur pasangan ini banyak memiliki kebijakan yang pro-rakyat.
"Banyak kebijakan yang pro rakyat inilah membuat KarSa semakin kuat. Terlebih lagi sejumlah partai politik banyak mendukung pasangan ini. Sehingga sangat dibutuhkan sosok seperti Khofifah yang saya nilai mampu menyainginya," papar dia.
"Potensial karena sudah memiliki massa dan dianggap mampu karena terbukti telah menjadi pemimpin serta tokoh Nahdlatul Ulama khususnya kaum perempuan melalui Muslimat NU," kata Pengasuh Ponpes Tebuireng Jombang KH Salahuddin Wahid di sela-sela acara mengumumkan lomba karya tulis ilmiah peringatan tiga tahun wafatnya Gus Dur di Surabaya, Selasa (16/10/2012).
Meski belum pernah bertemu dengan Khofifah, namun Gus Sholah berharap Ketua PP Muslimat NU ini bisa maju di Pilgub Jatim yang akan dihelat pada 29 Agustus 2013 mendatang. Persoalannya sekarang adalah partai pengusung. Peta yang terjadi saat ini, yang paling masuk akal adalah PDIP.
"Saat ini PDIP yang paling masuk akal untuk mengusung calon. Tapi kalau memang maju dari partai politik lain, itu bukan masalah, asalkan memenuhi syarat mengusung pasangan calon," ujar adik kandung Gus Dur ini.
Disinggung soal pasangan KarSa ini, Gus Sholah menilai, pasangan ini lebih kuat dibanding tahun 2008 lalu. Pasalnya, selama memimpin Jawa Timur pasangan ini banyak memiliki kebijakan yang pro-rakyat.
"Banyak kebijakan yang pro rakyat inilah membuat KarSa semakin kuat. Terlebih lagi sejumlah partai politik banyak mendukung pasangan ini. Sehingga sangat dibutuhkan sosok seperti Khofifah yang saya nilai mampu menyainginya," papar dia.
(mhd)