Awas, hewan kurban berpenyakit
Selasa, 16 Oktober 2012 - 17:09 WIB
Awas, hewan kurban berpenyakit
A
A
A
Sindonews.com - Dinas Peternakan Kabupaten Brebes mengingatkan agar masyarakat waspada terhadap hewan kurban dari luar Brebes. Pasalnya, belum lama ini petugas menemukan hewan kurban yang memiliki penyakit cacing hati.
Untuk mengantisipasi peredaran hewan kurban yang berpenyakit, Dinas Peternakan Brebes menyebar 40 petugas kesehatan ke sejumlah pedagang hewan kurban.
Karena daging hewan yang memiliki penyakit cacing hati, bisa menular ke manusia.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan Kabupaten Brebes Jhoni Murahman mengatakan, lokasi Brebes yang dilintasi jalur Pantura membuat kedatangan hewan kurban ke daerah Brebes semakin banyak.
"Perlu diwaspadai antraks, karena hewan dari luar Brebes banyak yang masuk. Selain pula penyakit cacing hati," katanya saat pemeriksaan hewan kurban sapi di salah satu peternakan sapi di Jalan KH Hasyim Asyari, Kabupaten Brebes, Selasa (16/10/2012).
Ia mengingatkan masyarakat agar mewaspadai hewan yang akan dikurbankan. Lantaran, dari sejumlah pemeriksaan ditemukan hewan kurban yang mengandung telur cacing di hatinya.
"Jika sampai daging hewan tersebut dikonsumsi dapat berimbas pada kesehatan manusia," katanya.
Karena itu, dinas mulai gencar melakukan pemeriksaan hewan kurban jelang Hari Raya Kurban.
Dalam pemeriksaan hewan kurban, petugas meneliti penyakit yang biasa diderita hewan seperti antraks, brucellosis, lestospirosis, salmonellos (diare menular), cacing hati, atau penyakit hewan lainnya.
Untuk mengantisipasi peredaran hewan kurban yang berpenyakit, Dinas Peternakan Brebes menyebar 40 petugas kesehatan ke sejumlah pedagang hewan kurban.
Karena daging hewan yang memiliki penyakit cacing hati, bisa menular ke manusia.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan Kabupaten Brebes Jhoni Murahman mengatakan, lokasi Brebes yang dilintasi jalur Pantura membuat kedatangan hewan kurban ke daerah Brebes semakin banyak.
"Perlu diwaspadai antraks, karena hewan dari luar Brebes banyak yang masuk. Selain pula penyakit cacing hati," katanya saat pemeriksaan hewan kurban sapi di salah satu peternakan sapi di Jalan KH Hasyim Asyari, Kabupaten Brebes, Selasa (16/10/2012).
Ia mengingatkan masyarakat agar mewaspadai hewan yang akan dikurbankan. Lantaran, dari sejumlah pemeriksaan ditemukan hewan kurban yang mengandung telur cacing di hatinya.
"Jika sampai daging hewan tersebut dikonsumsi dapat berimbas pada kesehatan manusia," katanya.
Karena itu, dinas mulai gencar melakukan pemeriksaan hewan kurban jelang Hari Raya Kurban.
Dalam pemeriksaan hewan kurban, petugas meneliti penyakit yang biasa diderita hewan seperti antraks, brucellosis, lestospirosis, salmonellos (diare menular), cacing hati, atau penyakit hewan lainnya.
(ysw)