Verifikasi faktual Dikdik-Toyib tak ada masalah
Senin, 15 Oktober 2012 - 14:28 WIB
Verifikasi faktual Dikdik-Toyib tak ada masalah
A
A
A
Sindonews.com - Verifikasi faktual terhadap berkas dukungan pasangan independen Dikdik Mulyana Arief Mansur-Cecep S Toyib (Dikdik-Toyib) yang akan maju pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat (Jabar) 2013 hingga kini masih berlangsung.
Dikdik-Toyib merupakan satu-satunya pasangan bakal calon (balon) gubernur dan wakil gubernur dari jalur independen Pilgub Jabar 2013 yang bisa mengikuti tahapan Pilgub selanjutnya, yakni verifikasi faktual di kabupaten/kota di Jabar.
Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat menjelaskan, verifikasi dilakukan mulai 11-24 Oktober 2012. Pada hari kelima verifikasi faktual, pihaknya belum menemukan kendala berarti di lapangan.
"Sejauh ini kita tidak menemukan kendala dalam proses verifikasi faktual di tingkat PPS (Panitia Pemungutan Suara)," kata Yayat, di Kantor KPU Jabar, Jalan Garut, Senin (15/10/2012).
Dia berharap, proses verifikasi faktual tidak menemukan hambatan berarti. Misalnya tidak ada data fiktif, pendukung ganda, dan lain-lain.
"Mudah-mudahan tidak ada hambatan hingga proses rekapitulasi nanti," imbuhnya.
Meski begitu, pihaknya tetap mengantisipasi kemungkinan yang tidak diinginkan dalam
verifikasi faktual di tingkat PPS. "Komisioner KPU terus melakukan pemantauan, meskipun sejauh ini belum ada kendala," tegasnya.
Selain itu, setelah verifikasi faktual selesai selanjutnya berkas tersebut akan memasuki proses rekapitulasi penghitungan berkas di tingkat PPK dan KPU Jabar. Rekapitulasi ini dijadwalkan akhir Oktober 2012.
Jika rekapitulasi data dukungan selesai, tahapan selanjutnya adalah pendaftaran calon gubernur dan wakil gubernur pada 4-10 November 2012.
Sebelumnya, selain pasangan Dikdik-Toyib, KPU Jabar menerima tiga pasangan independen lainnya yang menyerahkan berkas syarat untuk bisa mengikuti Pilgub Jabar 2013. Dua pasangan yakni Dedeng Yusuf Maolani-Maman Daning (Damang) dan Endang Ilyas-Mahmud Zaki Fuad (Endang-Mahmud), dinyatakan tidak memenuhi syarat KPU.
Sementara pasangan Daday Hudaya-Deddy Dores (D2) mengundurkan diri dari jalur independen Pilgub Jabar 2013.
Dikdik-Toyib merupakan satu-satunya pasangan bakal calon (balon) gubernur dan wakil gubernur dari jalur independen Pilgub Jabar 2013 yang bisa mengikuti tahapan Pilgub selanjutnya, yakni verifikasi faktual di kabupaten/kota di Jabar.
Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat menjelaskan, verifikasi dilakukan mulai 11-24 Oktober 2012. Pada hari kelima verifikasi faktual, pihaknya belum menemukan kendala berarti di lapangan.
"Sejauh ini kita tidak menemukan kendala dalam proses verifikasi faktual di tingkat PPS (Panitia Pemungutan Suara)," kata Yayat, di Kantor KPU Jabar, Jalan Garut, Senin (15/10/2012).
Dia berharap, proses verifikasi faktual tidak menemukan hambatan berarti. Misalnya tidak ada data fiktif, pendukung ganda, dan lain-lain.
"Mudah-mudahan tidak ada hambatan hingga proses rekapitulasi nanti," imbuhnya.
Meski begitu, pihaknya tetap mengantisipasi kemungkinan yang tidak diinginkan dalam
verifikasi faktual di tingkat PPS. "Komisioner KPU terus melakukan pemantauan, meskipun sejauh ini belum ada kendala," tegasnya.
Selain itu, setelah verifikasi faktual selesai selanjutnya berkas tersebut akan memasuki proses rekapitulasi penghitungan berkas di tingkat PPK dan KPU Jabar. Rekapitulasi ini dijadwalkan akhir Oktober 2012.
Jika rekapitulasi data dukungan selesai, tahapan selanjutnya adalah pendaftaran calon gubernur dan wakil gubernur pada 4-10 November 2012.
Sebelumnya, selain pasangan Dikdik-Toyib, KPU Jabar menerima tiga pasangan independen lainnya yang menyerahkan berkas syarat untuk bisa mengikuti Pilgub Jabar 2013. Dua pasangan yakni Dedeng Yusuf Maolani-Maman Daning (Damang) dan Endang Ilyas-Mahmud Zaki Fuad (Endang-Mahmud), dinyatakan tidak memenuhi syarat KPU.
Sementara pasangan Daday Hudaya-Deddy Dores (D2) mengundurkan diri dari jalur independen Pilgub Jabar 2013.
(mhd)