Pilgub Jabar jadi perhatian pemerintah AS

Senin, 15 Oktober 2012 - 11:36 WIB
Pilgub Jabar jadi perhatian...
Pilgub Jabar jadi perhatian pemerintah AS
A A A
Sindonews.com - Pemilihan Gubernur Jawa Barat (Pilgub Jabar) menjadi perhatian khusus bagi pemerintah Amerika Serikat. Pasalnya, Jabar dianggap memiliki peran penting untuk politik di tingkat nasional.

Sekira pukul 08.30 WIB, dua orang perwakilan dari kedutaan besar (kedubes) AS untuk Indonesia mendatangi Kantor KPU Jabar, Jalan Garut, Bandung, Jabar. Mereka diterima Ketua KPU Jabar Yayah Hidayat, dan beberapa komisioner KPU Jabar.

Perwakilan pemerintah AS itu terdiri dari Second Secretary Political Section dari Kedutaan AS, Scott M Ceremuga, dan pejabat dari USAID Indonesia yakni Senior Local Governance Officer of Democratic Governance, Blair A King.

Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat menjelaskan, kunjungan kedua perwakilan AS itu untuk mengetahui praktek dari proses demokrasi di Indonesia, khususnya di Jabar yang tengah menyelenggarakan Pilgub.

"Karena Jabar dinilai (Pemerintah AS) memiliki peran strategis dalam politik nasional," terang Yayat, usai menerima kunjungan perwakilan Pemerintah AS, di Kantor KPU, Senin (15/10/2010).

Menurutnya, kunjungan tersebut bagian program Kedubes AS yang akan dilakukan tiap tiga bulan sekali. Rencananya mereka akan mengunjungi lima provinsi di Indonesia, salah satunya ke Jabar.

Dalam tanya jawabnya, kedua perwakilan Kedubes AS itu menanyakan proses Pilgub di Jabar mulai dari tahapan pemilu, yang sudah dilaksanakan, dan yang belum dilaksanakan, siapkah calon perseorangannya, soal pendaftaran, kampanye, dan sebagainya.

"Sebagai bahan referensi bagi mereka dalam buat kebijakan. Tapi yang jelas Jabar menarik buat Kedubes AS," ujarnya.

Selain itu, faktor keamanan Pilgub Jabar juga menjadi topik pembicaraan. Tetapi mereka yakin Jabar bisa menjalankan proses demokrasi secara aman.

"Ya mereka sharing informasi. Sebenarnya bukan soal politik saja, tetapi juga soal lingkungan, dan lain-lain," ungkap Yayat.

Kunjungan berlangsung sekira satu jam setengah di KPU Jabar. Lanjut Yayat, rencananya mereka akan menemui pimpinan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) dan lain-lain.

Namun, saat beberapa wartawan meminta konfirmasi utusan Pemerintah AS terkait kunjungannya ke KPU Jabar, para pejabat kedutaan dan USAID itu enggan memberikan keterangan. Dengan alasan akan menuju acara selanjutnya.
(mhd)
Berita Terkait
Alasan Anies Baswedan...
Alasan Anies Baswedan Tak Jadi Maju Pilkada Jawa Barat 2024
Dedi Mulyadi Daftar...
Dedi Mulyadi Daftar Pilgub Jabar 27 Agustus Bareng R1, Apakah Erwan Setiawan?
KPU dan Pemprov Jabar...
KPU dan Pemprov Jabar Sepakati Dana Pilgub 2024 Capai Rp1,104 Triliun
Masuk Bursa Pilgub Jabar,...
Masuk Bursa Pilgub Jabar, Cellica Memilih Fokus Bekerja
PDIP Bakal Usung Figur...
PDIP Bakal Usung Figur Kejutan di Pilgub Jabar, Siapa Itu?
Profil Pendidikan 4...
Profil Pendidikan 4 Paslon Cagub Jabar 2024, Ada yang dari SD hingga S3 di Luar Negeri
Berita Terkini
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
6 jam yang lalu
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
6 jam yang lalu
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
7 jam yang lalu
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
8 jam yang lalu
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
8 jam yang lalu
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
8 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved