Hadapi Pilgub Jabar, Rieke 'Oneng' bentuk relawan
Sabtu, 13 Oktober 2012 - 17:14 WIB
Hadapi Pilgub Jabar, Rieke 'Oneng' bentuk relawan
A
A
A
Sindonews.com - Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Rieke Diah Pitaloka mengaku siap terjun ke pentas Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat (Jabar) 2013-2017. Sebagai bentuk keseriusannya, dia telah membentuk relawan untuk pemenangannya nanti.
Saat ini, Mantan artis yang kerap disapa Oneng ini mengaku sedang menunggu instruksi dari partainya.
"Tinggal menunggu perintah dari partai dalam Pilgub Jabar. Baik itu posisi Gubernur atau Wakil, saya sudah siap," ujar Rieke ketika ditemusi di sela-sela acara Rakernas II PDIP di Imperial Ballroom Pakuwon City, Surabaya, Sabtu (13/10/2012).
Lebih jauh ia menjelaskan, dirinya juga telah melakukan komunikasi politik di internal maupun eksternal parpol. Termasuk membentuk jaringan yang akan digunakan untuk tim pemenangan.
Namun, Rieke mengaku akan menyerahkan seluruh keputusan kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP terkait pendampingnya dalam ajang demokrasi lima tahunan itu.
"Semuanya terserah DPP. Jadi Jabar satu, atau dua saya siap," tandasnya.
Hingga saat ini, sudah ada beberapa nama yang masuk dalam penjaringan yang dilakukan PDIP. Nama-nama tersebut diantaranya Wakil Ketua DPD PDIP Jawa
Barat Gatot Tjahjono, Bupati Cirebon Dedi Supardi, Mantan Bupati Subang Eep Hidayat, Bupati Kuningan Aang Hamid Suganda, dan Bupati Sumedang Don Murdono.
Dari nama-nama tersebut tinggal tiga nama saja yang tengah digodog oleh DPP PDIP, yakni Gatot Tjahjono, Aang Hamid Suganda dan Rieke Diah Pitaloka.
Ditanya alasannya maju menjadi calon gubernur, menurut Rieke, Jabar adalah provinsi berpenduduk terbanyak dengan 43 Juta jiwa. Dari jumlah tersebut, 36 Juta penduduk diantaranya telah memiliki hak pilih.
Rieke sesumbar, jika dia diberikan kesempatan menjadi Gubernur Jabar, maka Kota Bandung akan dijadikan sebagai laboraturium pancasila.
Dia juga mengaku tak keberatan jika ternyata dirinya tak direkomendasikan oleh partai, dan siap untuk tetap mendukung calon dari PDIP lainnya. Pasalnya, kepentingan partai untuk Pilgub Jabar sangatlah penting untuk konstelasi politik nasional.
Saat ini, Mantan artis yang kerap disapa Oneng ini mengaku sedang menunggu instruksi dari partainya.
"Tinggal menunggu perintah dari partai dalam Pilgub Jabar. Baik itu posisi Gubernur atau Wakil, saya sudah siap," ujar Rieke ketika ditemusi di sela-sela acara Rakernas II PDIP di Imperial Ballroom Pakuwon City, Surabaya, Sabtu (13/10/2012).
Lebih jauh ia menjelaskan, dirinya juga telah melakukan komunikasi politik di internal maupun eksternal parpol. Termasuk membentuk jaringan yang akan digunakan untuk tim pemenangan.
Namun, Rieke mengaku akan menyerahkan seluruh keputusan kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP terkait pendampingnya dalam ajang demokrasi lima tahunan itu.
"Semuanya terserah DPP. Jadi Jabar satu, atau dua saya siap," tandasnya.
Hingga saat ini, sudah ada beberapa nama yang masuk dalam penjaringan yang dilakukan PDIP. Nama-nama tersebut diantaranya Wakil Ketua DPD PDIP Jawa
Barat Gatot Tjahjono, Bupati Cirebon Dedi Supardi, Mantan Bupati Subang Eep Hidayat, Bupati Kuningan Aang Hamid Suganda, dan Bupati Sumedang Don Murdono.
Dari nama-nama tersebut tinggal tiga nama saja yang tengah digodog oleh DPP PDIP, yakni Gatot Tjahjono, Aang Hamid Suganda dan Rieke Diah Pitaloka.
Ditanya alasannya maju menjadi calon gubernur, menurut Rieke, Jabar adalah provinsi berpenduduk terbanyak dengan 43 Juta jiwa. Dari jumlah tersebut, 36 Juta penduduk diantaranya telah memiliki hak pilih.
Rieke sesumbar, jika dia diberikan kesempatan menjadi Gubernur Jabar, maka Kota Bandung akan dijadikan sebagai laboraturium pancasila.
Dia juga mengaku tak keberatan jika ternyata dirinya tak direkomendasikan oleh partai, dan siap untuk tetap mendukung calon dari PDIP lainnya. Pasalnya, kepentingan partai untuk Pilgub Jabar sangatlah penting untuk konstelasi politik nasional.
(rsa)