Pemprov Jabar minimalisir trafficking & KDRT
Kamis, 11 Oktober 2012 - 15:55 WIB
Pemprov Jabar minimalisir trafficking & KDRT
A
A
A
Sindonews.com - Untuk mencegah meningkatnya kasus trafficking dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Jawa Barat (Jabar), Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar mengadakan kegiatan rekruitmen lewat program upgrading jejaring relawan di Wisma PKK, Bandung, Jabar.
Ketua Divisi Informasi dan Dokumentasi P2TP2A Jabar Dedeh Fardiah mengatakan, kegiatan tersebut diadakan untuk mengatasi banyaknya kasus KDRT dan traffciking.
"Kegiatan ini dilakukan merupakan upaya P2TP2A Jabar dalam membangun potensi masyarakat guna mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak," kata Dedeh, di Bandung, Kamis (11/10/2012).
Rekrutmen relawan dilakukan di 26 kota dan kabupaten di Jabar. Targetnya, ada 52 orang relawan yang bisa direkrut P2TP2A Jabar.
Lebih lanjut ia tuturkan, rekruitmen sebagai langkah untuk meningkatan keterampilan bagi relawan yang telah direkrut, sekaligus untuk memaksimalkan kinerjanya dalam menangani kasus di lapangan.
Berdasarkan data P2TP2A Jabar, kasus yang ditangani pada 2010 hingga September 2012 mencapai 354 kasus yang terdiri dari kasus trafficking 197 kasus, KDRT sebanyak 92 kasus, Kekerasan pada Anak, dalam Pergaulan dan lain-lain sebanyak 51 kasus.
"Ini jelas terjadi peningkatan yang signifikan," tandasnya.
Ketua Divisi Informasi dan Dokumentasi P2TP2A Jabar Dedeh Fardiah mengatakan, kegiatan tersebut diadakan untuk mengatasi banyaknya kasus KDRT dan traffciking.
"Kegiatan ini dilakukan merupakan upaya P2TP2A Jabar dalam membangun potensi masyarakat guna mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak," kata Dedeh, di Bandung, Kamis (11/10/2012).
Rekrutmen relawan dilakukan di 26 kota dan kabupaten di Jabar. Targetnya, ada 52 orang relawan yang bisa direkrut P2TP2A Jabar.
Lebih lanjut ia tuturkan, rekruitmen sebagai langkah untuk meningkatan keterampilan bagi relawan yang telah direkrut, sekaligus untuk memaksimalkan kinerjanya dalam menangani kasus di lapangan.
Berdasarkan data P2TP2A Jabar, kasus yang ditangani pada 2010 hingga September 2012 mencapai 354 kasus yang terdiri dari kasus trafficking 197 kasus, KDRT sebanyak 92 kasus, Kekerasan pada Anak, dalam Pergaulan dan lain-lain sebanyak 51 kasus.
"Ini jelas terjadi peningkatan yang signifikan," tandasnya.
(maf)