Gubernur Lampung desak JSS dilaksanakan
Kamis, 11 Oktober 2012 - 15:04 WIB
Gubernur Lampung desak JSS dilaksanakan
A
A
A
Sindonews.com - Kebutuhan jalur penghubung strategis Jawa-Sumatera semakin mendesak seiring dengan komitmen Master plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) yang akan dicapai. Pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS) didesak untuk segera dilaksanakan.
Gubernur Lampung Komjen Pol. (Pur). Hi.Sjachroedin Z.P mengatakan kemacetan di jalur Merak semestinya dapat diperbaiki dengan dibangunnya JSS. Apalagi, lanjutnya, pertambahan volume kendaraan sudah tak dapat dihindari.
"Kita lihat DKI pertambahan kendaraan, harus ada penambahan jalan. Di Indonesia pertambahan kendaraan tak seimbang dengan jalan. Di Lampung saja 1.000 roda empat, 6.000 roda dua per bulan," paparnya di Balai Sidang Universitas Indonesia (UI), Kamis (11/10/2012).
Sebagai dampaknya, kata dia, Lampung selalu terkena imbasnya. Salah satu contohnya, jalan rusak yang terjadi di Lampung akibat 30 ribu ton batu bara yang melalui Lampung
"Kami terima limpahan, saya kena getahnya, jalan jelek, kalau jalan jelek mobil jangan lewat Lampung, bagaimana tidak batu bara dari Sumsel masuk lewat Lampung," tukasnya.
Lanjutnya, akibat kemacetan tersebut, banyak keluhan dari para sopir truk yang mengantre. Padahal ia yakin jika JSS jadi dibangun, maka perekonomian akan maju sangat pesat.
"Lampung itu pemasok sapi sejabodetabek, pengekspor udang ke luar negeri. Jadi kalau JSS tersambung wah pesat sekali. Akan ada pasar induk modern. Keuntungannya DKI akan terkurangi sampah," tandasnya.
Gubernur Lampung Komjen Pol. (Pur). Hi.Sjachroedin Z.P mengatakan kemacetan di jalur Merak semestinya dapat diperbaiki dengan dibangunnya JSS. Apalagi, lanjutnya, pertambahan volume kendaraan sudah tak dapat dihindari.
"Kita lihat DKI pertambahan kendaraan, harus ada penambahan jalan. Di Indonesia pertambahan kendaraan tak seimbang dengan jalan. Di Lampung saja 1.000 roda empat, 6.000 roda dua per bulan," paparnya di Balai Sidang Universitas Indonesia (UI), Kamis (11/10/2012).
Sebagai dampaknya, kata dia, Lampung selalu terkena imbasnya. Salah satu contohnya, jalan rusak yang terjadi di Lampung akibat 30 ribu ton batu bara yang melalui Lampung
"Kami terima limpahan, saya kena getahnya, jalan jelek, kalau jalan jelek mobil jangan lewat Lampung, bagaimana tidak batu bara dari Sumsel masuk lewat Lampung," tukasnya.
Lanjutnya, akibat kemacetan tersebut, banyak keluhan dari para sopir truk yang mengantre. Padahal ia yakin jika JSS jadi dibangun, maka perekonomian akan maju sangat pesat.
"Lampung itu pemasok sapi sejabodetabek, pengekspor udang ke luar negeri. Jadi kalau JSS tersambung wah pesat sekali. Akan ada pasar induk modern. Keuntungannya DKI akan terkurangi sampah," tandasnya.
(rsa)