Polisi lamban tangkap pemerkosa ASS
Rabu, 10 Oktober 2012 - 14:15 WIB
Polisi lamban tangkap pemerkosa ASS
A
A
A
Sindonews.com - Sudah lebih dari dua pekan pelaku pemerkosaan terhadap ASS (14), siswi SMP Budi Utomo, Depok, belum juga berhasil ditangkap polisi.
Menurut Kapolres Depok Kombes Pol Mulyadi Kaharni, pihaknya terus melakukan perburuan terhadap Yogi alias Gilang alias Catur Sugianto. Pasalnya kejadian pemerkosaan tersebut terjadi di Kabupaten Bogor.
"Tempat terjadinya perkara (locus delicti-nya) di Cibinong, Bogor, kasusnya ditangani Polres Bogor, kalau ada informasi tersangka di sini, kita akan bantu penanganan. Koordinasi dengan (Polres) Bogor. Kalau memang ada info, kami akan kasih tahu ke Bogor. Tangkap saja, enggak usah pakai sweeping ke terminal," katanya, di Depok, (10/10/2012).
Lebih lanjut ia menuturkan, pihaknya hanya menangani kasus penculikan terhadap ASS sesuai laporan awal orangtuanya ke Polres Depok. Sedangkan ASS saat ini sudah ditemukan.
"Kalau kami di (Polres) Depok, orangtuanya melaporkan proses hilangnya saja, pergi dengan kesadaran. Psikologisnya juga langsung penyidikan Bogor," paparnya.
Di sisi lain, Mulyadi akan mengantisipasi terjadinya kasus lain seperti dugaan sindikat perdagangan Anak Baru Gede (ABG), di daerah Parung, Bogor.
"Depok belum ada, kami waspadai, antisipasi. Kalau tertangkap, pelaku akan dijerat dengan pasal persetubuhan anak di bawah umur 285 KUHP," tandasnya.
Seperti diketahui, pekan lalu, setelah dinyatakan hilang dibawa kabur teman Facebooknya, akhirnya siswi SMP Budi Utomo, Sukmajaya, Depok, itu kembali ke rumah.
Setibanya di rumah, diketahui ternyata korban diperkosa teman jejaring sosialnya yang diketahui bernama Den Gilang atau Catur Sugiharto.
Sebetulnya jejak Yogi telah dicari oleh orangtua ASS. Yakni dengan menyisir tiap terminal lantaran Yogi merupakan sopir tembak angkot D03 jurusan Terminal Depok-Parung. Namun upaya itu tidak membuahkan hasil.
Menurut Kapolres Depok Kombes Pol Mulyadi Kaharni, pihaknya terus melakukan perburuan terhadap Yogi alias Gilang alias Catur Sugianto. Pasalnya kejadian pemerkosaan tersebut terjadi di Kabupaten Bogor.
"Tempat terjadinya perkara (locus delicti-nya) di Cibinong, Bogor, kasusnya ditangani Polres Bogor, kalau ada informasi tersangka di sini, kita akan bantu penanganan. Koordinasi dengan (Polres) Bogor. Kalau memang ada info, kami akan kasih tahu ke Bogor. Tangkap saja, enggak usah pakai sweeping ke terminal," katanya, di Depok, (10/10/2012).
Lebih lanjut ia menuturkan, pihaknya hanya menangani kasus penculikan terhadap ASS sesuai laporan awal orangtuanya ke Polres Depok. Sedangkan ASS saat ini sudah ditemukan.
"Kalau kami di (Polres) Depok, orangtuanya melaporkan proses hilangnya saja, pergi dengan kesadaran. Psikologisnya juga langsung penyidikan Bogor," paparnya.
Di sisi lain, Mulyadi akan mengantisipasi terjadinya kasus lain seperti dugaan sindikat perdagangan Anak Baru Gede (ABG), di daerah Parung, Bogor.
"Depok belum ada, kami waspadai, antisipasi. Kalau tertangkap, pelaku akan dijerat dengan pasal persetubuhan anak di bawah umur 285 KUHP," tandasnya.
Seperti diketahui, pekan lalu, setelah dinyatakan hilang dibawa kabur teman Facebooknya, akhirnya siswi SMP Budi Utomo, Sukmajaya, Depok, itu kembali ke rumah.
Setibanya di rumah, diketahui ternyata korban diperkosa teman jejaring sosialnya yang diketahui bernama Den Gilang atau Catur Sugiharto.
Sebetulnya jejak Yogi telah dicari oleh orangtua ASS. Yakni dengan menyisir tiap terminal lantaran Yogi merupakan sopir tembak angkot D03 jurusan Terminal Depok-Parung. Namun upaya itu tidak membuahkan hasil.
(maf)