Beri kuliah umum, Bambang Widjojanto putar film
Rabu, 10 Oktober 2012 - 12:54 WIB
Beri kuliah umum, Bambang Widjojanto putar film
A
A
A
Sindonews.com - Untuk lebih memudahkan pemahaman tentang korupsi, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberi kuliah umum di Universitas Padjajaran (Unpad) Jatinangor, Sumedang.
Dalam materi pembuka, Bambang Widjojanto memutar film pendek mengenai perjuangan keluarga miskin yang coba memerangi korupsi. Film berdurasi 10 menit berjudul "Selamat siang, Risa!" ini diharapkan mampu memotivasi mahasiswa untuk melawan korupsi.
Mengenai pemutaran film ini, Bambang mengatakan film bisa menjadi medium alternatif yang mudah untuk dipahami. Rencananya, KPK akan mengembangkan medium ini untuk sosialisasi anti korupsi.
Selain mempertontonkan film dan iklan karya KPK, Bambang juga memaparkan tiga jenis korupsi yang ada selama ini, terutama di Indonesia.
Dia menjelaskan, korupsi pertama disebut corruption by need atau korupsi yang dilakukan secara terpaksa karena ingin memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari yang tidak tercukupi.
“Biasanya ini dialami oleh masyarakat dengan ekonomi rendah atau yang gajinya rendah,” jelasnya, Rabu (10/10/2012).
Kedua, lanjut dia, corruption by greed, atau memaksa dilakukan karena adanya sifat keserakahan untuk bisa hidup secara berlebihan.
Dan terakhir, corruption by sistem atau dipaksa korupsi karena pertemuan antara niat dan kesempatan. “Yang kedua ini dilakukan oleh para pemegang kewenangan,” bebernya.
Kuliah yang dimoderatori oleh Bili Khaerudin yang juga seorang jurnalis media nasional ini juga dihadiri oleh para dosen, dekan dan guru besar Jurusan Antropologi Unpad.
Dalam materi pembuka, Bambang Widjojanto memutar film pendek mengenai perjuangan keluarga miskin yang coba memerangi korupsi. Film berdurasi 10 menit berjudul "Selamat siang, Risa!" ini diharapkan mampu memotivasi mahasiswa untuk melawan korupsi.
Mengenai pemutaran film ini, Bambang mengatakan film bisa menjadi medium alternatif yang mudah untuk dipahami. Rencananya, KPK akan mengembangkan medium ini untuk sosialisasi anti korupsi.
Selain mempertontonkan film dan iklan karya KPK, Bambang juga memaparkan tiga jenis korupsi yang ada selama ini, terutama di Indonesia.
Dia menjelaskan, korupsi pertama disebut corruption by need atau korupsi yang dilakukan secara terpaksa karena ingin memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari yang tidak tercukupi.
“Biasanya ini dialami oleh masyarakat dengan ekonomi rendah atau yang gajinya rendah,” jelasnya, Rabu (10/10/2012).
Kedua, lanjut dia, corruption by greed, atau memaksa dilakukan karena adanya sifat keserakahan untuk bisa hidup secara berlebihan.
Dan terakhir, corruption by sistem atau dipaksa korupsi karena pertemuan antara niat dan kesempatan. “Yang kedua ini dilakukan oleh para pemegang kewenangan,” bebernya.
Kuliah yang dimoderatori oleh Bili Khaerudin yang juga seorang jurnalis media nasional ini juga dihadiri oleh para dosen, dekan dan guru besar Jurusan Antropologi Unpad.
(ysw)