Alasan pengunduran diri Daday-Dores belum jelas
Rabu, 10 Oktober 2012 - 08:01 WIB
Alasan pengunduran diri Daday-Dores belum jelas
A
A
A
Sindonews.com - Duet politikus Partai Demokrat dan musisi senior Daday Hudaya-Deddy Dores, di jalur independen untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2013, ternyata tidak sampai seumur jagung. Keduanya mengundurkan diri dari pesta demokrasi lima tahunan itu.
Pengunduran diri ini disampaikan di saat KPU Jabar akan mengumumkan pasangan independen mana yang bisa mengikuti tahapan Pilgub Jabar selanjutnya.
"Ada satu pasangan calon, Daday Hudaya-Deddy Dores, pukul 19.00 WIB malam kirim surat pengunduran diri dari niatnya semula untuk mencalonkan diri (sebagai gubernur dan wakil gubernur dari jalur independen)," kata Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat, di Kantor KPU Jabar, Jalan Garut, Bandung, Selasa (9/10/2012) malam.
Yayat mengungkapkan pengunduran Daday Hudaya-Deddy Dores di sela pengumuman tentang pasangan independen yang memenuhi syarat untuk mengikuti tahapan Pilgub Jabar selanjutnya, yakni pasangan Dikdik-Toyib.
Namun, alasan penguduran diri Daday Hudaya-Deddy Dores belum diketahui. Padahal saat mereka daftar, cukup menarik perhatian publik. Kedatangan pasangan ini ke Kantor KPU Jabar pada Jumat 5 Oktober 2012 lalu, diiringi massa pendukung yang cukup banyak.
Bahkan paling banyak dibandingkan dengan jumlah pendukung yang mengiringi tiga pasangan lannya yang menyerahkan berkas dukungan ke Kantor KPU Jabar, yakni pasangan Dedeng Yusuf Maolani-Maman Daning (Damang), Daday Hudaya-Deddy Dores (D2), Endang Ilyas-Mahmud Zaki Fuad (Endang-Mahmud), serta Dikdik-Toyib.
Selain itu, Daday Hudaya-Deddy Dores juga diarak dengan delman atau andong ketika menuju Kantor KPU Jabar. Bahkan pasangan ini mengklaim memiliki tiga juta dukungan dari warga Jabar yang tersebar di 26 kabupaten/kota.
Yayat melanjutkan, bukti pengunduran diri Daday Hudaya-Deddy Dores ada lewat surat pengunduran diri yang diantarkan tim suksesnya ke Kantor KPU Jabar. Dalam surat yang ditandatangani Daday Hudaya di atas materai Rp6.000, disebutkan Daday memohon maaf kepada masyarakat Jawa Barat yang telah mendukung dan mensuportnya.
Pihaknya mundur dari pencalonan Gubernur dan wakil gubernur secara independen.
“Tidak ada alasan (mundurnya Daday Hudaya-Deddy Dores)," ujar Yayat, setelah membacakan surat pengunduran diri tersebut.
Untuk diketahui, Daday Hudaya merupakan anggota Komisi III DPR dari Partai Demokrat. Dia juga masih aktif menjadi pengurus DPP Partai Demokrat. Sementara Deddy Dores merupakan musisi lawas yang mengorbitkan penyanyi legendaris Nike Ardila.
Pengunduran diri ini disampaikan di saat KPU Jabar akan mengumumkan pasangan independen mana yang bisa mengikuti tahapan Pilgub Jabar selanjutnya.
"Ada satu pasangan calon, Daday Hudaya-Deddy Dores, pukul 19.00 WIB malam kirim surat pengunduran diri dari niatnya semula untuk mencalonkan diri (sebagai gubernur dan wakil gubernur dari jalur independen)," kata Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat, di Kantor KPU Jabar, Jalan Garut, Bandung, Selasa (9/10/2012) malam.
Yayat mengungkapkan pengunduran Daday Hudaya-Deddy Dores di sela pengumuman tentang pasangan independen yang memenuhi syarat untuk mengikuti tahapan Pilgub Jabar selanjutnya, yakni pasangan Dikdik-Toyib.
Namun, alasan penguduran diri Daday Hudaya-Deddy Dores belum diketahui. Padahal saat mereka daftar, cukup menarik perhatian publik. Kedatangan pasangan ini ke Kantor KPU Jabar pada Jumat 5 Oktober 2012 lalu, diiringi massa pendukung yang cukup banyak.
Bahkan paling banyak dibandingkan dengan jumlah pendukung yang mengiringi tiga pasangan lannya yang menyerahkan berkas dukungan ke Kantor KPU Jabar, yakni pasangan Dedeng Yusuf Maolani-Maman Daning (Damang), Daday Hudaya-Deddy Dores (D2), Endang Ilyas-Mahmud Zaki Fuad (Endang-Mahmud), serta Dikdik-Toyib.
Selain itu, Daday Hudaya-Deddy Dores juga diarak dengan delman atau andong ketika menuju Kantor KPU Jabar. Bahkan pasangan ini mengklaim memiliki tiga juta dukungan dari warga Jabar yang tersebar di 26 kabupaten/kota.
Yayat melanjutkan, bukti pengunduran diri Daday Hudaya-Deddy Dores ada lewat surat pengunduran diri yang diantarkan tim suksesnya ke Kantor KPU Jabar. Dalam surat yang ditandatangani Daday Hudaya di atas materai Rp6.000, disebutkan Daday memohon maaf kepada masyarakat Jawa Barat yang telah mendukung dan mensuportnya.
Pihaknya mundur dari pencalonan Gubernur dan wakil gubernur secara independen.
“Tidak ada alasan (mundurnya Daday Hudaya-Deddy Dores)," ujar Yayat, setelah membacakan surat pengunduran diri tersebut.
Untuk diketahui, Daday Hudaya merupakan anggota Komisi III DPR dari Partai Demokrat. Dia juga masih aktif menjadi pengurus DPP Partai Demokrat. Sementara Deddy Dores merupakan musisi lawas yang mengorbitkan penyanyi legendaris Nike Ardila.
(mhd)