28 orang di Magelang terjangkit virus HIV/AIDS
Selasa, 09 Oktober 2012 - 18:32 WIB
28 orang di Magelang terjangkit virus HIV/AIDS
A
A
A
Sindonews.com - Sedikitnya ada 28 orang di Kabupaten Magelang, terindikasi terjangkit virus HIV/AIDS. Delapan di antaranya bahkan sudah meninggal dunia.
"Dari data yang diperoleh sepanjang tahun 2007 hingga Oktober 2012 jumlah total kasus HIV/AIDS di Kabupaten Magelang ada 28 orang dan delapan di antaranya meninggal dunia," ungkap Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit pada Dinkes Kabupaten Magelang Budi Suprastowo, di Magelang, Selasa (9/10/2012).
Ditambahkan dia, tidak ada perbedaan secara seksual antara laki-laki dan perempuan dalam proporsi kasus HIV/AIDS di Kabupaten Magelang. "Semuanya fifty-fifty," lanjutnya.
Menurutnya, sebaran wilayah kasus virus mematikan ini, terbanyak terjadi di Kecamatan Sawangan dan Kecamatan Muntilan. "Untuk Kecamatan Sawangan, rata-rata mereka yang bekerja di Jakarta. Biasanya, ketika ada keluhan penyakit ke rumah sakit, di sana diketahui mereka terdeteksi," paparnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Magelang Zaenal Arifin mengatakan, untuk mengantisipasi penyebaran HIV/AISD harus ada penanggulangan yang sifatnya komprehensif.
"Karena yang namanya penderita ini tidak hanya persoalan ekonomi maupun seksual, namun juga ada pendekatan lain termasuk pendekatan agama, pendekatan ekonomi, dan sebagainya," ujarnya.
Dijelaskannya, pendekatan secara komprehensif dilakukan untuk sosialisasi kepada masyarakat terutama kepada remaja. "Kami berharap ada koordinasi sinergitas program antara pihak Provinsi Jateng dan Kabupaten Magelang," tuturnya.
Lebih lanjut Zaenal mengatakan KPA Kabupaten Magelang merupakan lembaga yang masih baru dan masih mencari bentuk. Untuk itu, masih perlu ada program sehingga mengharapkan masukan dari KPA Jateng.
"Dari data yang diperoleh sepanjang tahun 2007 hingga Oktober 2012 jumlah total kasus HIV/AIDS di Kabupaten Magelang ada 28 orang dan delapan di antaranya meninggal dunia," ungkap Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit pada Dinkes Kabupaten Magelang Budi Suprastowo, di Magelang, Selasa (9/10/2012).
Ditambahkan dia, tidak ada perbedaan secara seksual antara laki-laki dan perempuan dalam proporsi kasus HIV/AIDS di Kabupaten Magelang. "Semuanya fifty-fifty," lanjutnya.
Menurutnya, sebaran wilayah kasus virus mematikan ini, terbanyak terjadi di Kecamatan Sawangan dan Kecamatan Muntilan. "Untuk Kecamatan Sawangan, rata-rata mereka yang bekerja di Jakarta. Biasanya, ketika ada keluhan penyakit ke rumah sakit, di sana diketahui mereka terdeteksi," paparnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Magelang Zaenal Arifin mengatakan, untuk mengantisipasi penyebaran HIV/AISD harus ada penanggulangan yang sifatnya komprehensif.
"Karena yang namanya penderita ini tidak hanya persoalan ekonomi maupun seksual, namun juga ada pendekatan lain termasuk pendekatan agama, pendekatan ekonomi, dan sebagainya," ujarnya.
Dijelaskannya, pendekatan secara komprehensif dilakukan untuk sosialisasi kepada masyarakat terutama kepada remaja. "Kami berharap ada koordinasi sinergitas program antara pihak Provinsi Jateng dan Kabupaten Magelang," tuturnya.
Lebih lanjut Zaenal mengatakan KPA Kabupaten Magelang merupakan lembaga yang masih baru dan masih mencari bentuk. Untuk itu, masih perlu ada program sehingga mengharapkan masukan dari KPA Jateng.
(san)