SMP Budi Utomo bantah usir korban perkosaan

Senin, 08 Oktober 2012 - 15:57 WIB
SMP Budi Utomo bantah...
SMP Budi Utomo bantah usir korban perkosaan
A A A
Sindonews.com - Menjadi korban pemerkosaan teman Facebook, merupakan pengalaman buruk yang menyebabkan rasa trauma. Tidak semua korban berani dan mau datang lagi ke sekolah, setelah mengalami kejadian buruk itu. Namun di saat semangat untuk sekolah tumbuh, siswi SMP Budi Utomo, Depok, Jawa Barat, ini malah diusir pihak sekolah.

Tidak hanya itu, pengusiran terhadap korban bahkan dilakukan dimuka umum, di hadapan seluruh siswa SMP Budi Utomo saat upacara pengibaran bendera dilakukan. Padahal, saat ini korban harus mengikuti Ujian Tengah Semester (UTS).

Merasa dihinakan pihak sekolah, orangtua korban melapor ke Komisi Nasional Perlindungan Anak. Bahkan saat coba dikonfirmasi terkait upaya pengusiran itu, sekolah berkelit dan coba menghalang-halangi wartawan dalam mencari berita.

"Hanya diingatkan agar tidak ada tindakan serupa. Tidak ada pengusiran," kata salah satu guru Mandarin, Candra, setelah berhasil ditemui, di sekolah, Depok, Senin (8/10/2012).

Ditambahkan dia, hingga kini pihak sekolah masih belum melakukan komunikasi dengan orangtua korban. Bahkan, dia mengaku kaget ada kabar yang menyatakan sekolah mengusir siswa korban pemerkosaan.

"Tidak ada pengusiran sama sekali, kalau mau lebih jelas ke kepala sekolah saja, enggak ada pengusiran. Tadi pagi itu dari pihak pembina upacara agar siswa enggak gampang kebawa orang, intinya hanya sekedar mengingatkan anak SMP jangan terbawa lagi, agar kejadian yang sudah terjadi, tak terulang lagi," ungkap Chandra.

Pagi tadi, menurut Chandra, kepala sekolah secara langsung menyampaikan pidatonya dalam upacara. Namun Chandra mengaku tak melihat korban menangis usai upacara.

"Bu Renata yang pidato, ada korban tadi kok upacara. Enggak ada diusir, enggak, enggak, dari keluarga ASS dengan sekolah belum ada omongan. Saya enggak melihat korban menangis. Saat ini kan lagi UTS, korban belum tentu dikeluarkan. Hanya mengimbau saja, semuanya. Enggak ada omongan soal aib," tandasnya.
(san)
Berita Terkait
Sadis! Remaja Pengamen...
Sadis! Remaja Pengamen Diperkosa Bergilir 5 Orang di Taman Fly Over UI
Polisi Ringkus 2 Pelaku...
Polisi Ringkus 2 Pelaku Pemerkosaan Remaja 14 Tahun di Depok
Tersangka Pemerkosaan...
Tersangka Pemerkosaan Tewas Dianiaya Sesama Tahanan di Polres Depok
Ini Tampang Bengis Perampok...
Ini Tampang Bengis Perampok Berkapak Pelaku Pemerkosaan di Depok
Baju Terlepas saat Sadar,...
Baju Terlepas saat Sadar, Asisten Dokter Laporkan Teman Kencan
Guru Pelaku Pemerkosaan...
Guru Pelaku Pemerkosaan Santriwati di Depok Divonis 18 Tahun Penjara
Berita Terkini
Alokasikan Pokir untuk...
Alokasikan Pokir untuk Aspal Jalan, Effendi Alung Konsisten Kawal Infrastruktur Jambi
26 menit yang lalu
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi Diterima, Polda Metro Jaya: Itu Bukan Akhir dari Semuanya
50 menit yang lalu
Wali Kota Tangsel Paparkan...
Wali Kota Tangsel Paparkan Penanganan Kekeringan, Kebakaran, hingga PSEL
54 menit yang lalu
Peringati Hari Anak...
Peringati Hari Anak Nasional 2026, 25 Unit Mobil Pintar Sebar Akses Pendidikan Inklusif dari Sabang sampai Merauke
3 jam yang lalu
Keberhasilan HUT Papua...
Keberhasilan HUT Papua Tengah Gerakkan UMKM, Talius Tabuni Minta Jadi Acuan Program Daerah
3 jam yang lalu
Karhutla Dominasi Bencana...
Karhutla Dominasi Bencana Alam pada Pekan Ini, BNPB: Dampak Musim Kemarau
4 jam yang lalu
Infografis
Ngonten di Depan Rumah...
Ngonten di Depan Rumah Korban Kebakaran LA, Uya Kuya Bakal Diperiksa MKD
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved