Daday pilih independen daripada lewat Demokrat
Jum'at, 05 Oktober 2012 - 17:32 WIB
Daday pilih independen daripada lewat Demokrat
A
A
A
Sindonews.com - Politikus Partai Demokrat Daday Hudaya memilih maju pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat (Jabar) melalui jalur independen ketimbang lewat Partai Demokrat. Daday juga menggandeng musisi Deddy Dores pada Pilgub Jabar 2013 mendatang.
Daday yang merupakan anggota Komisi III itu mengaku, tidak takut disebut pembelot partai berlambang bintang mercy itu. Padahal, saat ini Partai Demokrat tengah melakukan proses penjaringan untuk menentukan siapa-siapa saja yang akan maju dalam Pilgub Jabar.
"Oh tidak, tidak. Orang yang akan mengabdi bukannya pembelot, orang yang melakukan tindak kebenaran itu bukan pembelot. Ini langkah saya sebagai putra Jabar yang ingin membangun Jabar ke depan yang lebih maju," ungkap Daday, yang didampingi pasangannya Deddy Supriadi alias Deddy Dores, Jumat (5/10/2012).
Daday ditemui wartawan di sela penyerahan berkas dukungan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jabar, Jalan Garut, Bandung. Dia mengaku, dirinya berpeluang besar untuk maju Pilgub Jabar lewat jalur perseorangan.
Daday mengklaim, sebagai kader Demokrat sejati tentu tidak boleh menyia-nyiakan peluang. Dia berharap, Partai Demokrat yang diibaratkannya sebagai orangtuanya, mau memperhatikan langkahnya. "Peluang apapun saya ambil," tegasnya.
Saat ini, status Daday di Partai Demokrat masih sebagai pengurus DPP partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Meski begitu, dirinya belum mengajukan izin resmi untuk maju lewat jalur independen di Pilgub Jabar.
"Izin belum, tapi sudah say hello dan telepon-teleponan sudah. Tapi DPP sudah tahu," katanya.
Daday mengaku dirinya siap menerima konsekuensi apapun dari partai akibat maju dalam jalur independen. Dia tidak khawatir langkahnya justru akan memecah belah suara Demokrat.
"Oh tidak, itu urusan Tuhan. Kita wajib berusaha, itu saja," terangnya.
Daday yang merupakan anggota Komisi III itu mengaku, tidak takut disebut pembelot partai berlambang bintang mercy itu. Padahal, saat ini Partai Demokrat tengah melakukan proses penjaringan untuk menentukan siapa-siapa saja yang akan maju dalam Pilgub Jabar.
"Oh tidak, tidak. Orang yang akan mengabdi bukannya pembelot, orang yang melakukan tindak kebenaran itu bukan pembelot. Ini langkah saya sebagai putra Jabar yang ingin membangun Jabar ke depan yang lebih maju," ungkap Daday, yang didampingi pasangannya Deddy Supriadi alias Deddy Dores, Jumat (5/10/2012).
Daday ditemui wartawan di sela penyerahan berkas dukungan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jabar, Jalan Garut, Bandung. Dia mengaku, dirinya berpeluang besar untuk maju Pilgub Jabar lewat jalur perseorangan.
Daday mengklaim, sebagai kader Demokrat sejati tentu tidak boleh menyia-nyiakan peluang. Dia berharap, Partai Demokrat yang diibaratkannya sebagai orangtuanya, mau memperhatikan langkahnya. "Peluang apapun saya ambil," tegasnya.
Saat ini, status Daday di Partai Demokrat masih sebagai pengurus DPP partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Meski begitu, dirinya belum mengajukan izin resmi untuk maju lewat jalur independen di Pilgub Jabar.
"Izin belum, tapi sudah say hello dan telepon-teleponan sudah. Tapi DPP sudah tahu," katanya.
Daday mengaku dirinya siap menerima konsekuensi apapun dari partai akibat maju dalam jalur independen. Dia tidak khawatir langkahnya justru akan memecah belah suara Demokrat.
"Oh tidak, itu urusan Tuhan. Kita wajib berusaha, itu saja," terangnya.
(mhd)