Mobdin di Bulukumba diduga disalahgunakan

Kamis, 04 Oktober 2012 - 14:47 WIB
Mobdin di Bulukumba...
Mobdin di Bulukumba diduga disalahgunakan
A A A
Sindonews.com - Penggunaan mobil dinas (mobdin) di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (sulsel) diduga banyak disalahgunakan. Pemkab Bulukumba didesak untuk melakukan penertiban penggunaan mobdin tersebut.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba meminta kepada Pemkab Bulukumba segera menertibkan penggunaan Mobil Dinas (mobdin) pejabat yang diduga banyak disalahgunakan.

Pasalnya, mobdin yang seharusnya diperuntukan bagi kepala pejabat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkup Pemkab diduga dikuasai oleh orang dekat bupati.

Anggota komisi D DPRD Bulukumba Muhammad Bakti Azis mengungkapkan, penggunaan aset daerah berupa mobdin banyak digunakan yang tidak sesuai pada peruntukannya.

Sebab, ada orang di luar sistem diberikan fasilitas (mobdin) yang sumber anggarannya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bulukumba.

“Kebijakan bupati memberikan mobdin kepada orang yang bukan pegawai harus ditarik dan diatur ulang penggunaanya, karena itu melanggar. Bupati tidak boleh seenaknya memberikan karena keluarga atau orang dekat,” ungkap Bakti menjelaskan kepada wartawan, Kamis (4/10/2012).

Selain itu, pihaknya mendesak agar mobdin yang disalahgunakan segera ditertibkan. Sebab, banyak instansi yang membutuhkan kendaraan operasional seperti Inspektorat dan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora).

“Seharusnya mobil dinas ini dialihkan saja ke SKPD yang membutuhkan. Tidak perlu lagi Pemkab mengusulkan untuk pembelian baru karena itu pemborosan anggaran saja, apalagi, masih ada yang kosong. Kecuali, memang semua terpakai bisa saja dianggarkan dalam APBD,” tutur dia.

Kepala Bidang Asset Dinas Pengelola Keuangan Daerah (DPKD) Bulukumba Amri Nompo mengaku, penertiban terhadap mobdin sudah dilakukan. Bahkan, mobdin yang dikuasai oleh mantan pejabat yang tidak berwenang lagi sudah ditarik semua.

“Kami sudah lakukan penertiban baik di pejabat yang sudah pensiun maupun yang sudah tidak berwenang untuk menggunakan mobil dinas lagi. Apalagi, penertiban administrasi aset ini merupakan prioritas kami ke depannya,” ujar Amri.
(azh)
Berita Terkait
Pemkab Situbondo Beli...
Pemkab Situbondo Beli Mobil Dinas Baru Untuk Bupati, Wakil Bupati dan Ketua PKK Seharga Rp1,3 Miliar
Kasus Remaja Tanpa Busana...
Kasus Remaja Tanpa Busana dalam Mobil Dinas di Jambi Diversikan, Kedua Pelaku Tidak Ditahan
Camat Dapat Mobil Dinas...
Camat Dapat Mobil Dinas Baru
Urgensi Mobil Dinas...
Urgensi Mobil Dinas Listrik Pejabat Negara
Puluhan Mobil Dinas...
Puluhan Mobil Dinas Pemkot Tangerang Terbengkalai
Mobil Dinas TNI Terguling...
Mobil Dinas TNI Terguling di Jatinegara
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
5 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
6 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
6 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
6 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
6 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
7 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved