Calon independen Pilkada Jabar mulai mendaftar
Kamis, 04 Oktober 2012 - 11:39 WIB
Calon independen Pilkada Jabar mulai mendaftar
A
A
A
Sindonews.com - Peserta Pilkada Gebernur Jawa Barat (Jabar) melalui jalur independen mulai menyerahkan berkas dukungan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jabar. Para peserta dari jalur independen ini menggunakan mobil boks untuk membawa berkas persyaratan.
Sejauh ini, KPU sudah menerima berkas dukungan dari beberapa peminat jalur independen, di antaranya dari pasangan Dikdik-Toyib. Berkas dukungan ini sebagai syarat untuk bisa daftar Pilgub Jabar melalui jalur independen, yakni harus mengantongi sekira 1,4 juta dukungan atau tiga persen dari jumlah penduduk di Jabar.
Berkas-berkas tersebut kemudian akan dihitung dan dicek kelengkapan administrasinya oleh KPU Jabar. Untuk itu, KPU Jabar mengerahkan 180 petugasnya yang akan bertugas menghitung berkas dukungan pasangan calon gubernur dari jalur independen.
"Para petugas itu dari KPU Jabar serta KPU kabupaten dan kota se-Jabar," kata Sekretaris Pokja Pencalonan Independen KPU Jabar Teppy Wawan Dharmawan, Kamis (4/10/2012).
Teppy menyebutkan, petugas dari KPU kabupaten dan kota ada 130 orang. "Dari KPU Jabar ada
50 orang untuk menghitung berkas dukungan," paparnya.
Tadinya, KPU akan melibatkan mahasiswa dalam proses penghitungan berkas. Namun, rencana ini belum dijalankan. Meski begitu, masih memungkinkan pihaknya menggunakan jasa mahasiswa. Tergantung dari situasi atau keperluan KPU.
"Kita memaksimalkan tenaga petugas KPU yang ada. Tetapi untuk mahasiswa itu situasional," ujarnya.
Untuk diketahui, Dikdik M Arief Mansur merupakan Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Kapolda Sumsel). Dia berpasangan dengan mantan Sekda Kabupaten Indramayu Cecep NS Toyib. Pembukaan penerimaan berkas untuk peminat jalur independen dibuka sejak 1 Oktober, dan akan ditutup Jumat 5 Oktober besok.
Sejauh ini, KPU sudah menerima berkas dukungan dari beberapa peminat jalur independen, di antaranya dari pasangan Dikdik-Toyib. Berkas dukungan ini sebagai syarat untuk bisa daftar Pilgub Jabar melalui jalur independen, yakni harus mengantongi sekira 1,4 juta dukungan atau tiga persen dari jumlah penduduk di Jabar.
Berkas-berkas tersebut kemudian akan dihitung dan dicek kelengkapan administrasinya oleh KPU Jabar. Untuk itu, KPU Jabar mengerahkan 180 petugasnya yang akan bertugas menghitung berkas dukungan pasangan calon gubernur dari jalur independen.
"Para petugas itu dari KPU Jabar serta KPU kabupaten dan kota se-Jabar," kata Sekretaris Pokja Pencalonan Independen KPU Jabar Teppy Wawan Dharmawan, Kamis (4/10/2012).
Teppy menyebutkan, petugas dari KPU kabupaten dan kota ada 130 orang. "Dari KPU Jabar ada
50 orang untuk menghitung berkas dukungan," paparnya.
Tadinya, KPU akan melibatkan mahasiswa dalam proses penghitungan berkas. Namun, rencana ini belum dijalankan. Meski begitu, masih memungkinkan pihaknya menggunakan jasa mahasiswa. Tergantung dari situasi atau keperluan KPU.
"Kita memaksimalkan tenaga petugas KPU yang ada. Tetapi untuk mahasiswa itu situasional," ujarnya.
Untuk diketahui, Dikdik M Arief Mansur merupakan Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Kapolda Sumsel). Dia berpasangan dengan mantan Sekda Kabupaten Indramayu Cecep NS Toyib. Pembukaan penerimaan berkas untuk peminat jalur independen dibuka sejak 1 Oktober, dan akan ditutup Jumat 5 Oktober besok.
(azh)