KRL anjlok, ratusan penumpang terlantar
Kamis, 04 Oktober 2012 - 09:56 WIB
KRL anjlok, ratusan penumpang terlantar
A
A
A
Sindonews.com - Anjloknya rangkaian Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line (CL) jurusan Bogor-Jakarta mengakibatkan kerugian hingga ratusan juta rupiah, karena dua gerbong dan peron sepanjang lima meter hancur.
Kejadian tersebut juga mengakibatkan ratusan penumpang, dan calon penumpang KRL tujuan Jakarta berhamburan dan terlantar. "Saat itu saya lagi menunggu KRL ini (Commuter Line yang anjlok), terus saya lihat anjlok dan menghantam peron, serta menjepit satu motor," kata Muchsin (45), warga Cilebut yang hendak bekerja ke Jakarta saat ditemui di lokasi kejadian, Kamis (4/10/2012).
Muchsin dan ratusan pengguna KRL pun harus menunda perjalanannya menuju Jakarta. "Kalau seperti ini saya tidak jadi deh ke Jakarta," tandasnya.
Sementara itu, Kepala Humas DAOPS I PT KAI Mateta Rizalulhaq mengatakan, akibat kejadian tersebut dua gerbong (gerbong 2 dan 3) mengalami kerusakan parah.
"Dugaan sementara, anjloknya KRL Commuter Line jurusan Bogor-Jakarta ini karena rel di jalur 2 mengalami gompal (patah)," katanya.
Untuk sementara, penumpang yang hendak ke Jakarta dialihkan menggunakan angkot, dan diarahkan ke Stasiun Bojonggede. "Sedangkan yang mau ke Bogor, kereta dari Jakarta hanya melayani hingga Bojonggede," kata Mateta.
Kejadian tersebut juga mengakibatkan ratusan penumpang, dan calon penumpang KRL tujuan Jakarta berhamburan dan terlantar. "Saat itu saya lagi menunggu KRL ini (Commuter Line yang anjlok), terus saya lihat anjlok dan menghantam peron, serta menjepit satu motor," kata Muchsin (45), warga Cilebut yang hendak bekerja ke Jakarta saat ditemui di lokasi kejadian, Kamis (4/10/2012).
Muchsin dan ratusan pengguna KRL pun harus menunda perjalanannya menuju Jakarta. "Kalau seperti ini saya tidak jadi deh ke Jakarta," tandasnya.
Sementara itu, Kepala Humas DAOPS I PT KAI Mateta Rizalulhaq mengatakan, akibat kejadian tersebut dua gerbong (gerbong 2 dan 3) mengalami kerusakan parah.
"Dugaan sementara, anjloknya KRL Commuter Line jurusan Bogor-Jakarta ini karena rel di jalur 2 mengalami gompal (patah)," katanya.
Untuk sementara, penumpang yang hendak ke Jakarta dialihkan menggunakan angkot, dan diarahkan ke Stasiun Bojonggede. "Sedangkan yang mau ke Bogor, kereta dari Jakarta hanya melayani hingga Bojonggede," kata Mateta.
(lil)