Mahasiswi dijambret ketika mencari kosan
Senin, 24 September 2012 - 17:45 WIB
Mahasiswi dijambret ketika mencari kosan
A
A
A
Sindonews.com - Aksi penjambretan menimpa Isnani (21), mahasiswi semester I Sekolah Tinggi Ilmu Nusantara di Jalan Cipinang Cempedak Kecamatan Jatinegara Jakarta Timur. Peristiwa ini terjadi ketika Isnani hendak mencari kosan sekira pukul 15:00 WIB.
Akibatnya tas berisi kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM), uang tunai sejumlah Rp300.000, serta surat-surat berharga lainnya dibawa oleh para pelaku yang diketahui menggunakan sepeda motor tersebut.
"Ketika itu saya sudah mau pulang, lalu tiba-tiba dari sebelah kiri tas saya ditarik oleh dua orang pengendara motor dan langsung melarikan diri," tukasnya, Jakarta, Senin (24/9/2012.
Lebih lanjut Isnaini menjelaskan dirinya sempat mencurigai seorang wanita yang sebelumnya ditemui dijalan. Saat itu ketika dirinya menanyakan jalan, wanita paruh baya tersebut seakan memaksa dirinya untuk melintasi jalan tersebut. "Padahal menurut tukang ojek jalan di sekitar sana memang rawan aksi penjambretan," tambahnya.
Sementara itu Kapolsek Jatinegara Kompol Suminto membenarkan adanya aksi penjambretan tersebut. Menurutnya korban kehilangan beberapa surat berharga seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan juga Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) motor. "Tadi diberikan surat pengantar dari kepolisian untuk mengurus surat-surat penting tersebut," ujar Suminto.
Akibatnya tas berisi kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM), uang tunai sejumlah Rp300.000, serta surat-surat berharga lainnya dibawa oleh para pelaku yang diketahui menggunakan sepeda motor tersebut.
"Ketika itu saya sudah mau pulang, lalu tiba-tiba dari sebelah kiri tas saya ditarik oleh dua orang pengendara motor dan langsung melarikan diri," tukasnya, Jakarta, Senin (24/9/2012.
Lebih lanjut Isnaini menjelaskan dirinya sempat mencurigai seorang wanita yang sebelumnya ditemui dijalan. Saat itu ketika dirinya menanyakan jalan, wanita paruh baya tersebut seakan memaksa dirinya untuk melintasi jalan tersebut. "Padahal menurut tukang ojek jalan di sekitar sana memang rawan aksi penjambretan," tambahnya.
Sementara itu Kapolsek Jatinegara Kompol Suminto membenarkan adanya aksi penjambretan tersebut. Menurutnya korban kehilangan beberapa surat berharga seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan juga Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) motor. "Tadi diberikan surat pengantar dari kepolisian untuk mengurus surat-surat penting tersebut," ujar Suminto.
(kur)