Puluhan siswa Mts kesurupan massal
Senin, 24 September 2012 - 15:28 WIB
Puluhan siswa Mts kesurupan massal
A
A
A
Sindonews.com - Puluhan siswa Madrasah Tsanawiyah (Mts) Negeri 1 Kota Pasuruan, Jawa Timur (Jatim) mengalami kesurupan massal. Diduga penyebab kesurupan ini setelah siswa putri keluar dari toilet perempuan yang terkenal angker.
Pihak sekolah terpaksa mendatangkan paranormal untuk mengusir roh-roh halus dari tubuh siswa. kesurupan massal ini kerap terjadi sejak dua minggu terakhir.
Guru Mts Negeri I Pasuruan M Munir mengatakan korban rata-rata perempuan. Kesurupan ini terjadi setelah menjalankan upacara bendera rutinan setiap hari Senin. Bila dihitung, sebanyak 20 siswi jatuh tak sadarkan diri saat mengikuti upacara di halaman sekolahan ini.
"Usai upacara, banyak siswi yang mengamuk. Ada sekitar 20 orang. Kami berusaha semampunya untuk mengobati siswi ini," ujar Munir menjelaskan kepada wartawan, Senin (24/9/2012).
Menurutnya, kejadian kesurupan massal ini sudah terjadi sejak dua minggu terakhir ini, tepatnya setiap usia menjalankan upacara bendera di hari Senin. Kemungkinan, salah satu penyebabnya, siswi tak sadarkan diri akibat tak sarapan atau pagi.
"Mungkin fisiknya lemah karena enggak sarapan pagi. Entah kok bisa dirasuki roh halus," tandas Munir.
Vika salah satu korban mengaku ia merasa dimasuki roh halus setelah keluar dari toilet sekolahan yang terkenal angker. "Rasanya seperti tidur," katanya.
Para guru mendatangkan paranormal untuk mengusir roh halus ini. Meski begitu, proses belajar mengajar tetap berjalan seperti biasanya.
Pihak sekolah terpaksa mendatangkan paranormal untuk mengusir roh-roh halus dari tubuh siswa. kesurupan massal ini kerap terjadi sejak dua minggu terakhir.
Guru Mts Negeri I Pasuruan M Munir mengatakan korban rata-rata perempuan. Kesurupan ini terjadi setelah menjalankan upacara bendera rutinan setiap hari Senin. Bila dihitung, sebanyak 20 siswi jatuh tak sadarkan diri saat mengikuti upacara di halaman sekolahan ini.
"Usai upacara, banyak siswi yang mengamuk. Ada sekitar 20 orang. Kami berusaha semampunya untuk mengobati siswi ini," ujar Munir menjelaskan kepada wartawan, Senin (24/9/2012).
Menurutnya, kejadian kesurupan massal ini sudah terjadi sejak dua minggu terakhir ini, tepatnya setiap usia menjalankan upacara bendera di hari Senin. Kemungkinan, salah satu penyebabnya, siswi tak sadarkan diri akibat tak sarapan atau pagi.
"Mungkin fisiknya lemah karena enggak sarapan pagi. Entah kok bisa dirasuki roh halus," tandas Munir.
Vika salah satu korban mengaku ia merasa dimasuki roh halus setelah keluar dari toilet sekolahan yang terkenal angker. "Rasanya seperti tidur," katanya.
Para guru mendatangkan paranormal untuk mengusir roh halus ini. Meski begitu, proses belajar mengajar tetap berjalan seperti biasanya.
(azh)