BIN yakin Jakarta aman usai Pilgub
Jum'at, 21 September 2012 - 14:27 WIB
BIN yakin Jakarta aman usai Pilgub
A
A
A
Sindonews.com - Badan Intelijen Negara (BIN) memprediksi situasi Jakarta usai Pemilihan Gubernur (Pilgub) akan tetap aman hingga pengumuman resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta pada 29 September mendatang.
"Situasi akan tetap terpelihara kondusif," ujar Kepala BIN Marciano Norman dalam pesan singkatnya kepada wartawan, Jumat (21/9/2012).
Marciano mengaku bersyukur paska penghitungan cepat (quick count) situasi Jakarta terkendali dan kondusif. Namun, ada tahap yang harus dilewati yakni pengumuman hasil penghitungan suara resmi oleh KPUD.
Karenanya Marciano meminta agar masyarakat yang ingin melakukan gugatan dapat melalui lembaga resmi yaitu Mahkamah Konstitusi, dan tak melakukan tindakan anarkis.
"Harapan saya masyarakat dapat mengikuti dan menerima hasilnya dengan baik, bilamana ada hal yang dipandang tidak tepat, sampaikan keberatan melalui jalur yang disediakan," tutupnya.
Seperti diketahui, berdasarkan hasil quick count MNC Research pasangan Jokowi-Ahok memperoleh 52,42 persen suara. Sementara pasangan Foke-Nara memperoleh 47,58 persen suara.
Hasil quick count yang dilakukan oleh MNC bekerja sama dengan Saiful Mujani Research (SMRC), pasangan Jokowi-Ahok kembali mengungguli rivalnya dengan memperoleh 52,91 persen suara, dan Foke-Nara 47,09 persen.
"Situasi akan tetap terpelihara kondusif," ujar Kepala BIN Marciano Norman dalam pesan singkatnya kepada wartawan, Jumat (21/9/2012).
Marciano mengaku bersyukur paska penghitungan cepat (quick count) situasi Jakarta terkendali dan kondusif. Namun, ada tahap yang harus dilewati yakni pengumuman hasil penghitungan suara resmi oleh KPUD.
Karenanya Marciano meminta agar masyarakat yang ingin melakukan gugatan dapat melalui lembaga resmi yaitu Mahkamah Konstitusi, dan tak melakukan tindakan anarkis.
"Harapan saya masyarakat dapat mengikuti dan menerima hasilnya dengan baik, bilamana ada hal yang dipandang tidak tepat, sampaikan keberatan melalui jalur yang disediakan," tutupnya.
Seperti diketahui, berdasarkan hasil quick count MNC Research pasangan Jokowi-Ahok memperoleh 52,42 persen suara. Sementara pasangan Foke-Nara memperoleh 47,58 persen suara.
Hasil quick count yang dilakukan oleh MNC bekerja sama dengan Saiful Mujani Research (SMRC), pasangan Jokowi-Ahok kembali mengungguli rivalnya dengan memperoleh 52,91 persen suara, dan Foke-Nara 47,09 persen.
(ysw)