Gunung Lokon kembali meletus, warga diminta waspada
Jum'at, 21 September 2012 - 10:42 WIB
Gunung Lokon kembali meletus, warga diminta waspada
A
A
A
Sindonews.com - Gunung Lokon di Tomohon, Sulawesi Utara, kembali erupsi dengan tinggi material letusan sekitar 2,5 kilometer dari kawah Tompaluan. Letusan terjadi tadi pagi, sekira pukul 10.18 WITA.
"Rekomendasi, agar tidak ada kegiatan masyarakat dalam radius 2,5 Km dari kawah Tompaluan," ujar Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Surono, kepada wartawan, di Bandung, Jumat (21/9/2012).
Rekomendasi tersebut, disampaikan karena aktivitas Gunung Lokon masih Tinggi. "Agar semua pihak yang berkepentingan senantiasa siaga mengantisipasi ancaman bahaya erupsi Gunung Lokon," tambahnya.
Dia melanjutkan, seperti yang pernah disampaikan PVMBG sebelumnya, sejak Kamis 20 September 2012, sekira pukul 23.00 WITA, telah terjadi peningkatan aktivitas Gunung Lokon.
Surono menyebutkan, pada pukul 12.00-18.00 WITA terjadi 4 kali gempa vulkanik dalam, 19 kali gempa vulkanik dangkal, 7 kali gempa hembusan asap, dan tremor vulkanik menerus dengan amplituda rata-rata 3 mm.
"Sejak pukul 18.00 hingga 23.18 WITA, aktivitas kegempaan meningkat sangat tajam, ditengarai dengan terekamnya sekitar 90 kali gempa vulkanik dalam, dengan dominasi gempa vulkanik dangkal. Jika peningkatan aktivitas kegempaan terus berlangsung, dapat diikuti erupsi," jelasnya.
Selain merekomendasikan agar tidak ada aktivitas masyarakat dalam radius 2,5 Km dari kawah Tompaluan, kepada BPBD Tomohon dan BPBD Sulawesi Utara diharapkan, senantiasa siaga mengantisipasi ancaman bahaya erupsi Gunung Lokon.
"Rekomendasi, agar tidak ada kegiatan masyarakat dalam radius 2,5 Km dari kawah Tompaluan," ujar Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Surono, kepada wartawan, di Bandung, Jumat (21/9/2012).
Rekomendasi tersebut, disampaikan karena aktivitas Gunung Lokon masih Tinggi. "Agar semua pihak yang berkepentingan senantiasa siaga mengantisipasi ancaman bahaya erupsi Gunung Lokon," tambahnya.
Dia melanjutkan, seperti yang pernah disampaikan PVMBG sebelumnya, sejak Kamis 20 September 2012, sekira pukul 23.00 WITA, telah terjadi peningkatan aktivitas Gunung Lokon.
Surono menyebutkan, pada pukul 12.00-18.00 WITA terjadi 4 kali gempa vulkanik dalam, 19 kali gempa vulkanik dangkal, 7 kali gempa hembusan asap, dan tremor vulkanik menerus dengan amplituda rata-rata 3 mm.
"Sejak pukul 18.00 hingga 23.18 WITA, aktivitas kegempaan meningkat sangat tajam, ditengarai dengan terekamnya sekitar 90 kali gempa vulkanik dalam, dengan dominasi gempa vulkanik dangkal. Jika peningkatan aktivitas kegempaan terus berlangsung, dapat diikuti erupsi," jelasnya.
Selain merekomendasikan agar tidak ada aktivitas masyarakat dalam radius 2,5 Km dari kawah Tompaluan, kepada BPBD Tomohon dan BPBD Sulawesi Utara diharapkan, senantiasa siaga mengantisipasi ancaman bahaya erupsi Gunung Lokon.
(san)