Pelajar kena peluru nyasar saat polisi bekuk buronan
Sabtu, 15 September 2012 - 05:02 WIB
Pelajar kena peluru nyasar saat polisi bekuk buronan
A
A
A
Sindonews.com – Muhammad Said (17), siswa SMK Kemantren, terkena peluru nyasar saat aparat kepolisian menangkap buronan DJ di depan Kantor Pegadaian Syariah Tukmudal,Jalan Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon.
Said terluka pada bagian kaki kanannya dan dilarikan ke RSUD Gunung Jati,Kota Cirebon. “Saat itu saya mau berangkat praktek kerja lapangan (PKL) di sekitar Jalan Dewi Sartika. Tahu-tahu ada suara tembakan dan kaki saya terasa terbakar. Saya pikir mungkin ada perampokan,” kata Said.
Dalam penyergapan itu,DJ tengah mengendarai mobil Daihatsu Terios berwarna putih bernopol B 1 L.DJ diduga pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) dan penipuan yang sudah masuk daftar pencarian orang (DPO) Polda Metro Jaya.
Sebelum aksi penembakan, tersangka menghentikan kendaraannya di depan Kantor Pegadaian Syariah Tukmudal. Selanjutnya,dari dalam mobil keluar seorang perempuan berinisial II (23), pegawai Pegadaian Syariah Tukmudal asal Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon. Polisi yang telah membuntuti aktivitas pria tersebut tak ingin melepaskan buruannya. Tembakan pun dilepaskan dan DJ terkena peluru di bagian perut sebelah kanan.Nawi,warga setempat,mengatakan pria itu sempat mencoba meloloskan diri. Namun, tak jauh dari SPBU Kemantren,petugas berhasil meringkusnya.
“Tahu-tahu mobil itu berhenti dan polisi langsung menangkap laki-laki yang ada di mobil,” ujarnya. Diduga DJ kehabisan tenaga setelah tertembak dan sempat dibawa ke RSUD Gunung Jati. Sekitar pukul 10.15 WIB, DJ tewas. Polisi mengamankan mobil pelaku di Mapolres Cirebon. II yang diduga kekasih DJ turut diamankan. Kapolres Cirebon AKBP Hero Henrianto Bachtiar mengaku masih menyelidiki kasus tersebut. DJ sudah dibawa ke RS Losarang, Kabupaten Indramayu, untuk diautopsi.
“Identitas asli pria tersebut masih belum dapat dipastikan karena terlibat kasus curas dan penipuan, tapi dia DPO Polda Metro Jaya. Dari barang bukti yang disita, ditemukan sebuah paspor atas nama inisial D alamat Kupang,Nusa Tenggara Timur (NTT),” katanya.
Selain paspor dan mobil, polisi mengamankan barang bukti lain yakni empat buah flashdisk, satu buah borgol, dua buah pistol mainan, dompet,dan dua tas hitam.DJ terlibat aksi curas dan penipuan. Dalam aksinya diduga DJ mengaku pilot sebuah maskapai penerbangan asing. Polisi menemukan sebuah kartu identitas DJ sebagai Kapten J dengan posisi pilot.
“Seorang perempuan korban DJ asal Jakarta,N,menurut laporan ke polisi merugi Rp50 juta. Tapi, kami masih menyelidiki kemungkinan korban lain,diduga perempuan pegawai Kantor Pegadaian Syariah Tukmudal, II, salah satu calon korban DJ,” jelas Hero.
Said terluka pada bagian kaki kanannya dan dilarikan ke RSUD Gunung Jati,Kota Cirebon. “Saat itu saya mau berangkat praktek kerja lapangan (PKL) di sekitar Jalan Dewi Sartika. Tahu-tahu ada suara tembakan dan kaki saya terasa terbakar. Saya pikir mungkin ada perampokan,” kata Said.
Dalam penyergapan itu,DJ tengah mengendarai mobil Daihatsu Terios berwarna putih bernopol B 1 L.DJ diduga pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) dan penipuan yang sudah masuk daftar pencarian orang (DPO) Polda Metro Jaya.
Sebelum aksi penembakan, tersangka menghentikan kendaraannya di depan Kantor Pegadaian Syariah Tukmudal. Selanjutnya,dari dalam mobil keluar seorang perempuan berinisial II (23), pegawai Pegadaian Syariah Tukmudal asal Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon. Polisi yang telah membuntuti aktivitas pria tersebut tak ingin melepaskan buruannya. Tembakan pun dilepaskan dan DJ terkena peluru di bagian perut sebelah kanan.Nawi,warga setempat,mengatakan pria itu sempat mencoba meloloskan diri. Namun, tak jauh dari SPBU Kemantren,petugas berhasil meringkusnya.
“Tahu-tahu mobil itu berhenti dan polisi langsung menangkap laki-laki yang ada di mobil,” ujarnya. Diduga DJ kehabisan tenaga setelah tertembak dan sempat dibawa ke RSUD Gunung Jati. Sekitar pukul 10.15 WIB, DJ tewas. Polisi mengamankan mobil pelaku di Mapolres Cirebon. II yang diduga kekasih DJ turut diamankan. Kapolres Cirebon AKBP Hero Henrianto Bachtiar mengaku masih menyelidiki kasus tersebut. DJ sudah dibawa ke RS Losarang, Kabupaten Indramayu, untuk diautopsi.
“Identitas asli pria tersebut masih belum dapat dipastikan karena terlibat kasus curas dan penipuan, tapi dia DPO Polda Metro Jaya. Dari barang bukti yang disita, ditemukan sebuah paspor atas nama inisial D alamat Kupang,Nusa Tenggara Timur (NTT),” katanya.
Selain paspor dan mobil, polisi mengamankan barang bukti lain yakni empat buah flashdisk, satu buah borgol, dua buah pistol mainan, dompet,dan dua tas hitam.DJ terlibat aksi curas dan penipuan. Dalam aksinya diduga DJ mengaku pilot sebuah maskapai penerbangan asing. Polisi menemukan sebuah kartu identitas DJ sebagai Kapten J dengan posisi pilot.
“Seorang perempuan korban DJ asal Jakarta,N,menurut laporan ke polisi merugi Rp50 juta. Tapi, kami masih menyelidiki kemungkinan korban lain,diduga perempuan pegawai Kantor Pegadaian Syariah Tukmudal, II, salah satu calon korban DJ,” jelas Hero.
(azh)