Pensiunan TNI ditemukan tewas di halte
Selasa, 11 September 2012 - 14:02 WIB
Pensiunan TNI ditemukan tewas di halte
A
A
A
Sindonews.com - Seorang pensiunan Tentara Nasional Indonesia (TNI) ditemukan tewas di sebuah halte di Jalan Bundo Kanduang, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) dengan posisi tertelungkup. Belum bisa dipastikan apa penyebab kematian korban, jenazah korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Tentara, Kota Padang untuk divisum.
Masyarakat di sekitar kawasan Bundo Kanduang, Kota Padang dihebohkan oleh penemuan sesosok mayat yang tergeletak di depan sebuah halte.
Korban bernama Zul rahman seorang pensiunan TNI ini ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa lagi di sebuah halte yang berada di pinggir Jalan Raya Bundo Kanduang. Korban ditemukan oleh seorang pedagang kaki lima bernama Datuk yang hendak berjualan di pinggir halte tersebut.
"Awalnya korban terlihat sempoyongan dengan tubuhnya penuh lumpur usai keluar dari kali usai buang air kecil. Namun setelah di angkat ke atas, korban langsung menghembuskan nafas terakhirnya," ungkap Datuk menjelaskan kepada wartawan, Selasa (11/9/2012).
Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Iwan Ariyandhi mengatakan hasil dari identifikasi polisi, belum ada ditemukan bekas-bekas penganiayaan di tubuh korban. Hingga saat ini kasus ini masih dalam pemeriksaan pihak yang berwajib.
Masyarakat di sekitar kawasan Bundo Kanduang, Kota Padang dihebohkan oleh penemuan sesosok mayat yang tergeletak di depan sebuah halte.
Korban bernama Zul rahman seorang pensiunan TNI ini ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa lagi di sebuah halte yang berada di pinggir Jalan Raya Bundo Kanduang. Korban ditemukan oleh seorang pedagang kaki lima bernama Datuk yang hendak berjualan di pinggir halte tersebut.
"Awalnya korban terlihat sempoyongan dengan tubuhnya penuh lumpur usai keluar dari kali usai buang air kecil. Namun setelah di angkat ke atas, korban langsung menghembuskan nafas terakhirnya," ungkap Datuk menjelaskan kepada wartawan, Selasa (11/9/2012).
Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Iwan Ariyandhi mengatakan hasil dari identifikasi polisi, belum ada ditemukan bekas-bekas penganiayaan di tubuh korban. Hingga saat ini kasus ini masih dalam pemeriksaan pihak yang berwajib.
(azh)