Warga tuntut pengadaan listrik
Rabu, 05 September 2012 - 09:36 WIB
Warga tuntut pengadaan listrik
A
A
A
Sindonews.com - Puluhan warga asal Kelurahan Onto, Kecamatan Bantaeng menggelar aksi unjukrasa di Kantor DPRD Bantaeng. Aksi tersebut dilakukan lantaran rumah milik sekitar 10 rukun keluarga (RK) di kelurahan atau sekitar 12 kampung, belum mendapatkan aliran listrik.
Menurut Koordinator Lapangan (Korlap) Irfan Hakim, sekitar 35 kepala keluarga (KK) sudah memberikan panjar uang sekitar Rp2.500 pada tahun 2010,namun hingga saat ini rumah mereka belum juga mendapat aliran listrik.
“Padahal Pemkab sering datang ke Kelurahan Onto dan hanya memberikan janji. Namun tidak ada buktinya,” ungkap Irfan menjelaskan kepada wartawan, Selasa 4 September 2012.
Sehingga warga mendesak Pemkab dan DPRD Bantaeng untuk segera merealisasikan listrik (pengadaan kilometer). Selain persoalan listrik, kata Irfan, Pemkab juga berjanji akan memperbaiki akses jalan, namun hingga saat ini janji tersebut belum juga direalisasikan.
“Jika tuntutan kami tidak direalisasikan secepatnya, maka kami akan kembali melakukan aksi yang lebih besar,” tegas Irfan.
Ketua DPRD Bantaeng Andi Novrita Langgara yang menerima warga tersebut mengatakan, pihaknya akan memfasilitasi hal tersebut ke Pemkab Bantaeng.
“Mengenai listrik, memang sudah ada program dari Pemkab mengenai listrik masuk desa. Jadi memang sudah disiapkan,” jelas Novrita.
Lebih lanjut, legislator asal Partai Golkar ini mengatakan, meskipun sudah ada dalam program listrik masuk desa, pihaknya tidak bisa langsung memutuskan. Sebab, semua program harus melalui pembahasan dan persiapan.
Beberapa waktu lalu Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah memerintahkan Kepala Dinas Perindustrian,Perdagangan, Energi dan Pertambangan (Disperindagtamben) Abdul Gani, terkait pasokan listrik di wilayah Bantaeng. Kepala PT PLN (Persero) Ranting Bantaeng Ansyr Arsyad mengatakan, dari 67 desa dan kelurahan yang ada di Bantaeng masih ada beberapa desa yang belum menikmati listrik.
Hingga pertengahan 2012 ini, pihaknya sudah mencatat beberapa desa dan dusun yang melakukan permintaan sambungan listrik baru. Pihaknya juga sudah mendata desa yang ada di Bantaeng untuk diusulkan ke Cabang Bulukumba.
”Nanti cabang yang usulkan ke wilayah, dan wilayah usulkan ke pusat. Ada sekitar 500 wilayah yang ada di wilayah kerja Cabang Bulukumba,” kata Arsyad.
Menurut Koordinator Lapangan (Korlap) Irfan Hakim, sekitar 35 kepala keluarga (KK) sudah memberikan panjar uang sekitar Rp2.500 pada tahun 2010,namun hingga saat ini rumah mereka belum juga mendapat aliran listrik.
“Padahal Pemkab sering datang ke Kelurahan Onto dan hanya memberikan janji. Namun tidak ada buktinya,” ungkap Irfan menjelaskan kepada wartawan, Selasa 4 September 2012.
Sehingga warga mendesak Pemkab dan DPRD Bantaeng untuk segera merealisasikan listrik (pengadaan kilometer). Selain persoalan listrik, kata Irfan, Pemkab juga berjanji akan memperbaiki akses jalan, namun hingga saat ini janji tersebut belum juga direalisasikan.
“Jika tuntutan kami tidak direalisasikan secepatnya, maka kami akan kembali melakukan aksi yang lebih besar,” tegas Irfan.
Ketua DPRD Bantaeng Andi Novrita Langgara yang menerima warga tersebut mengatakan, pihaknya akan memfasilitasi hal tersebut ke Pemkab Bantaeng.
“Mengenai listrik, memang sudah ada program dari Pemkab mengenai listrik masuk desa. Jadi memang sudah disiapkan,” jelas Novrita.
Lebih lanjut, legislator asal Partai Golkar ini mengatakan, meskipun sudah ada dalam program listrik masuk desa, pihaknya tidak bisa langsung memutuskan. Sebab, semua program harus melalui pembahasan dan persiapan.
Beberapa waktu lalu Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah memerintahkan Kepala Dinas Perindustrian,Perdagangan, Energi dan Pertambangan (Disperindagtamben) Abdul Gani, terkait pasokan listrik di wilayah Bantaeng. Kepala PT PLN (Persero) Ranting Bantaeng Ansyr Arsyad mengatakan, dari 67 desa dan kelurahan yang ada di Bantaeng masih ada beberapa desa yang belum menikmati listrik.
Hingga pertengahan 2012 ini, pihaknya sudah mencatat beberapa desa dan dusun yang melakukan permintaan sambungan listrik baru. Pihaknya juga sudah mendata desa yang ada di Bantaeng untuk diusulkan ke Cabang Bulukumba.
”Nanti cabang yang usulkan ke wilayah, dan wilayah usulkan ke pusat. Ada sekitar 500 wilayah yang ada di wilayah kerja Cabang Bulukumba,” kata Arsyad.
(azh)