Rais Kei masih diburu polisi
Jum'at, 31 Agustus 2012 - 16:46 WIB
Rais Kei masih diburu polisi
A
A
A
Sindonews.com - Bentrok preman antara kelompok John Kei dengan Hercules, di Cengkareng, Jakarta Barat, berbuntut panjang. Sebanyak 98 orang anak buah John Kei, ditangkap dan dijadikan tersangka. Sedang Rais Kei diburu petugas kepolisian.
"Rais Kei masih sedang dalam pencarian penyidik. Nanti jika sudah tertangkap, kita akan dalami apakah ada keterlibatan kubu Hercules dalam bentrok itu," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (31/8/2012).
Dalam bentrok itu, Rikwanto mengaku, aparat kepolisian masih belum bisa menangkap dan menetapkan tersangka anak buah Hercules. Untuk itu, polisi masih harus melakukan penyelidikan lebih dalam.
"Dari kubu Hercules belum bisa disimpulkan terkena pasal yang dimaksud. Karena dari keterangan sementara, mereka adalah pihak yang diserang," terang Rikwanto.
Dia menambahkan, dari hasil penyidikan dan kesaksian 102 saksi yang telah diperiksa, pihaknya baru menemukan peran dari kubu Kei yang dianggap bertanggung jawab atas terjadinya insiden bentrokan tersebut.
"Dari analisa gelar perkara, didapatkan pelaku yang memprovokasi adalah Rais Kei, berdasarkan keterangan di lokasi," jelasnya.
"Rais Kei masih sedang dalam pencarian penyidik. Nanti jika sudah tertangkap, kita akan dalami apakah ada keterlibatan kubu Hercules dalam bentrok itu," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (31/8/2012).
Dalam bentrok itu, Rikwanto mengaku, aparat kepolisian masih belum bisa menangkap dan menetapkan tersangka anak buah Hercules. Untuk itu, polisi masih harus melakukan penyelidikan lebih dalam.
"Dari kubu Hercules belum bisa disimpulkan terkena pasal yang dimaksud. Karena dari keterangan sementara, mereka adalah pihak yang diserang," terang Rikwanto.
Dia menambahkan, dari hasil penyidikan dan kesaksian 102 saksi yang telah diperiksa, pihaknya baru menemukan peran dari kubu Kei yang dianggap bertanggung jawab atas terjadinya insiden bentrokan tersebut.
"Dari analisa gelar perkara, didapatkan pelaku yang memprovokasi adalah Rais Kei, berdasarkan keterangan di lokasi," jelasnya.
(san)