Stadion Utama Riau terancam tak bisa digunakan

Jum'at, 31 Agustus 2012 - 15:25 WIB
Stadion Utama Riau terancam...
Stadion Utama Riau terancam tak bisa digunakan
A A A
Sindonews.com - Stadion Utama Riau terancam tidak bisa digunakan untuk perhelatan Pekan Olah Raga Nasional (PON) XVIII 2012. Pihak subkontraktor pembangunan stadion tidak mengizinkan penggunaan stadion hingga pihak perusahaan Konsorsium (KSO) stadion melunasi tunggakan.

Ketua Forum Komunikasi 12 subkontraktor main stadion PON, Hary Puas, mengatakan piutang perusahaan KSO yang terdiri dari PT Adhi Karya, Wijaya Karya, dan PT Perumahan Pembangunan (PP) sebesar Rp23 miliar.

"Piutang kami itu terdiri dari retensi, pajak dan kompensasi denda tiga persen," kata Hary menjelaskan, Jumat (31/8/2012).

Seharusnya perusahaan KSO sudah melakukan pembayaran sejak bulan November 2011 lalu atau saat pengerjaan yang dilakukan pihak subkontraktor selesai.

"Sudah sembilan bulan mereka menunggak pembayaran. Mereka sudah berjanji beberapa kali untuk melunasi pembayaran, tapi selalu tidak ditepati. Terakhir sewaktu pertandingan kualifikasi Piala AFC-UU 5 Juli 2012 lalu mereka akan melunasi tunggakannya. Tapi sampai sekarang tidak jelas," paparnya.

"Untuk itu kami sudah sepakat, jika mereka tidak melunasi utang mereka sebelum PON dimulai, kami tidak akan memfungsikan sound system, skoring box main stadion. Kami sudah capek selalu ditipu. Piutang itu hak kami, karena kami sudah menyelesaikan pekerjaan. Kami minta terakhir sebelum 5 September 2012, semua piutang harus lunas," tandasnya.

Pada akhir bulan Juni 2012 lalu, pihak subkontraktor pernah melakukan pembongkaran stadion utama PON. Ini disebabkan karena janji pembayaran tidak terealisasi.

Stadion Utama yang berlokasi di kawasan Panam, Pekanbaru, menelan dana Rp900 miliar. KPK sendiri saat ini tengah membidik dugaan korupsi stadion yang akan dipakai untuk pembukaan PON XVIII 12 September mendatang.
(azh)
Berita Terkait
Dugaan Korupsi SPPD...
Dugaan Korupsi SPPD Fiktif DPRD Riau Naik Penyidikan setelah Eks Pj Walkot Pekanbaru Diperiksa
Rugikan Negara Rp1,1...
Rugikan Negara Rp1,1 Miliar, Pejabat Bank BUMD Riau Ditahan
Kalahkan Kepulauan Riau,...
Kalahkan Kepulauan Riau, Papua Tembus Semifinal Futsal PON XX Papua
Geledah Kantor Gubernur...
Geledah Kantor Gubernur Riau, KPK Sita Dokumen Anggaran Pemprov
KPK Tahan Ajudan Gubernur...
KPK Tahan Ajudan Gubernur Riau Abdul Wahid usai Diperiksa sebagai Tersangka
Lahan 1.206 Meter dan...
Lahan 1.206 Meter dan 11 Homestay di Harau Disita Terkait Kasus Korupsi SPPD Fiktif DPRD Riau
Berita Terkini
PSN Papua Tetap Perhatikan...
PSN Papua Tetap Perhatikan Kelestarian Lingkungan dan Serap Ribuan Tenaga Kerja OAP
19 menit yang lalu
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya terkait Kasus Dugaan Penghasutan
3 jam yang lalu
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
4 jam yang lalu
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
6 jam yang lalu
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
7 jam yang lalu
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
7 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved